Malaysia Siap Gusur Taiwan di Industri Chip! Investasi Chip 107 Miliar Dolar Bakal Bikin Negeri Jiran Jadi Raksasa
- YouTube
Cianjur – Siapa sangka Malaysia yang dulu terkenal dengan kebun kelapa dan sawit kini jadi ancaman serius buat Taiwan di industri chip? Negeri jiran kita ini sekarang lagi gencar-gencarnya menarik investasi raksasa untuk membangun industri semikonduktor.
Taiwan memang masih memimpin dengan pangsa pasar 60% kapasitas fabrikasi chip global pada 2023. Tapi Malaysia dengan strategi cerdas dan posisi geografis yang menguntungkan, perlahan tapi pasti naik kelas jadi pesaing serius. Investasi besar-besaran dari perusahaan teknologi dunia makin memperkuat posisi Malaysia di peta industri global.
Sejak Desember 2021, raksasa teknologi Intel sudah menginvestasikan lebih dari 7 miliar USD untuk pabrik pengemasan dan pengujian chip di Malaysia. Infineon Technologies dari Jerman juga ikut terjun dengan investasi fantastis hingga 5 miliar Euro pada 2023.
Sejarah Industri Chip Malaysia
Malaysia sebenarnya sudah lama berkecimpung di industri semikonduktor. Dimulai dari 1971 dengan kebijakan ekonomi baru yang fokus menarik investasi asing. Tahun 1972, Intel mendirikan pabrik perakitan pertama di Penang, yang jadi awal mula transformasi besar-besaran.
Penang yang dulu fokus pertanian berubah total jadi pusat industri semikonduktor penting. Pada 2019, Penang bahkan menyumbang sekitar 5% ekspor semikonduktor dunia! Prestasi yang luar biasa untuk sebuah pulau kecil di Asia Tenggara.
Strategi Hadapi Persaingan Global
Malaysia nggak tinggal diam menghadapi persaingan ketat dari negara-negara Asia lain. Cina, Vietnam, dan Indonesia menawarkan biaya tenaga kerja lebih murah yang bikin beberapa proses produksi pindah ke sana. Tapi Malaysia punya strategi jitu untuk tetap unggul.
Mereka fokus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi sains. Lembaga penelitian dan pengembangan teknologi juga didirikan untuk mendukung inovasi. Hasilnya, kualitas produksi Malaysia makin bagus dan kemudahan investasi makin menarik buat perusahaan besar.
Target 60 Ribu Insinyur
Pada Mei 2024, Malaysia mengumumkan strategi nasional semikonduktor dengan dana sekitar 5,33 miliar USD. Program ini ditargetkan berjalan lima hingga sepuluh tahun ke depan. Yang paling ambisius, mereka mau melatih 60.000 insinyur lokal dalam berbagai aspek pembuatan chip!
Program pelatihan ini melibatkan universitas dan perusahaan teknologi. Mulai dari desain chip sampai pengujian, semua bakal diajarkan dengan standar internasional. Malaysia juga menargetkan investasi sebesar 107 miliar USD melalui modal dalam negeri dan asing.