Ternyata Begini Deretan Fakta Kekuatan Militer Malaysia yang Bikin Indonesia Harus Waspada
- pinterest.com
Cianjur – Pernah tidak kamu penasaran seberapa kuat militer negara tetangga? Negara tetangga kita ini memang sering jadi topik pembicaraan soal kekuatan militer. Apalagi kalau dibandingkan dengan Indonesia yang notabene punya wilayah lebih luas.
Malaysia dan Indonesia sebenarnya punya hubungan yang cukup unik. Di tahun 2021, kedua negara bahkan sepakat bikin Joint Border Committee (JBC). Tujuannya simpel, yaitu buat ningkatin kapasitas militer dan menjaga hubungan baik antar negara.
Tapi kalau dilihat dari ranking global, ternyata Malaysia berada di deretan posisi 42 dunia. Sementara Indonesia? Langsung melonjak ke peringkat 13 dunia loh! Gap yang cukup jauh kan?
Nah, karena penasaran, yuk kita kupas tuntas gimana sih kondisi dan fakta militer Malaysia sebenarnya. Dari budget, personel, sampai peralatan tempur mereka.
1. Budget Militer Malaysia Ternyata Segini
Bicara soal anggaran pertahanan, Malaysia ternyata nggak sebesar yang kita kira. Mereka cuma nganggarkan 2,59 miliar dollar AS atau sekitar 39,4 triliun rupiah.
Bandingkan dengan Indonesia yang berani rogoh kocek sampai 8,8 miliar dollar AS! Itu setara 133,87 triliun rupiah loh. Selisihnya lumayan jauh banget.
Kenapa bisa segitu? Ternyata ini karena GDP Malaysia memang lebih kecil dari Indonesia. Tahun 2021, GDP Malaysia cuma 373 miliar dollar AS.
Kalau dihitung, budget militer mereka cuma 0,69% dari GDP. Sedangkan Indonesia punya GDP 1,8 triliun dollar AS dengan alokasi militer yang lebih gede.
2. Jumlah Personel Militer Malaysia
Malaysia punya sekitar 237.000 personel militer total. Angka ini terbagi jadi 85.000 personel aktif, 52.000 cadangan, dan 100.000 paramiliter.
Dari total populasi 33,87 juta jiwa, ini berarti 0,6% penduduknya jadi tentara. Persentase ini sebenarnya lebih tinggi dari Indonesia yang cuma 0,4%.
Tapi tetep aja, angka 237.000 personel dianggap masih kurang. Makanya pemerintah Malaysia pernah bikin program latihan wajib militer di 2003.
Program bernama PLKN ini sayangnya nggak efektif. Biayanya mahal banget, sampai 1,3 triliun per tahun, tapi cuma melatih 24% pemuda Malaysia.
3. Alutsista Darat Malaysia
Angkatan darat Malaysia punya 48 tank tempur. Sayangnya, tanknya cuma satu jenis yaitu PT-91M Pendekar dari Polandia.
Tank produksi 1995 ini sebenernya udah ketinggalan zaman. Tapi untungnya persenjataannya masih lumayan mumpuni untuk pertahanan.