Heboh! Sungai Mekong Mulai Kering Gara-gara Bendungan China, 70 Juta Orang Terancam

Ilustrasi Sungai Mekong
Sumber :
  • YouTube Geografyi

CianjurSungai Mekong yang mengalir sepanjang 4.909 km ini menjadi sumber kehidupan bagi 70 juta orang.

img_title Boeing F-47 Generasi Keenam Terbang 2028, Bikin F-22 Raptor Terlihat Usang!

Sungai terpanjang ketiga di Asia ini mengalir dari Tibet hingga Vietnam. Namun kini, Sungai Mekong menghadapi ancaman serius yang bisa mengubah nasib jutaan orang.

China membangun tujuh bendungan di bagian hulu sungai dan berencana menambah lagi.

img_title J-20 Mighty Dragon, Jet Siluman yang Katanya Tidak Bisa Terdeteksi Radar

Hal ini menimbulkan kontroversi besar karena mengganggu aliran air ke negara-negara hilir. Dampaknya sudah mulai terasa dan sangat mengkhawatirkan.

Mari kita lihat bagaimana pembangunan bendungan di Sungai Mekong bisa memicu konflik antar negara. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama dalam mengelola sumber daya bersama.

img_title Senjata Laser China LY-1 Kembali Viral, Benarkah Bisa Cegat Rudal dan Drone?

Cekungan Atas Dikuasai China

Cekungan atas Sungai Mekong yang terletak di China memiliki potensi besar untuk pembangkit listrik. China memanfaatkan potensi ini dengan membangun bendungan secara besar-besaran.

Tujuh bendungan sudah beroperasi dan masih ada rencana pembangunan lebih banyak lagi. Hal ini membuat negara-negara hilir khawatir dengan pasokan air mereka.

Cekungan Bawah Kekurangan Air

Cekungan bawah terbagi menjadi empat wilayah, termasuk dataran banjir di Kamboja. Wilayah ini sangat penting untuk pertanian dan perikanan masyarakat setempat.

Namun, kekeringan dan banjir menjadi masalah yang semakin sering terjadi. Pada 2020, Laos mengalami kekeringan terburuk dalam sejarah saat China juga krisis air.

Dampak Negatif Pembangunan Bendungan

Penelitian menunjukkan bahwa bendungan China mengurangi aliran air secara signifikan. Hal ini berdampak buruk pada pertanian dan perikanan di Thailand, Laos, dan Kamboja.

Stok ikan menurun drastis dan menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Mata pencaharian jutaan orang yang bergantung pada sungai ini terancam punah.

Ambisi Laos Jadi Baterai ASEAN

Laos berambisi menjadi "baterai Asia Tenggara" dengan membangun lebih banyak bendungan. Namun, hal ini justru memperburuk masalah yang dihadapi negara-negara hilir.

Pemerintah Laos menolak penelitian yang menunjukkan dampak negatif bendungan. Mereka berargumen bahwa pembangunan ini penting untuk mengatasi kemiskinan rakyat.

Upaya Mengurangi Kontroversi

Untuk meredam kritik, pemerintah Laos mengeluarkan pedoman baru yang lebih ketat.

Operator bendungan kini wajib melaporkan kondisi waduk dan permukaan sungai secara berkala.

Halaman Selanjutnya
img_title