Profil Ali Khamenei yang Jadi Musuh Bebuyutan Amerika dan Israel Selama Puluhan Tahun
- Youtube
Cianjur – Nama Ali Khamenei selalu jadi sorotan dunia karena posisinya sebagai pemimpin tertinggi Iran. Profil pemimpin yang satu ini memang menarik untuk diulas dengan perjalanan politik yang penuh lika-liku.
Banyak orang penasaran dengan sosok Ali Khamenei yang sudah menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran selama puluhan tahun. Jabatan yang dipegangnya memiliki kekuasaan lebih besar dibanding presiden Iran.
Perjalanan politik Ali Khamenei dimulai dari revolusi Iran tahun 1979 hingga akhirnya naik tahta sebagai pemimpin tertinggi. Kisah hidupnya penuh dengan perjuangan melawan rezim yang berkuasa sebelumnya.
Informasi profil Ali Khamenei ini dilansir dari Channel YouTube Daftar Populer.
Latar Belakang Keluarga dan Masa Muda
Ali Khamenei lahir dari keluarga yang memiliki garis keturunan hingga Sultan Ul Ulama Ahmad. Ayahnya adalah seorang alim dan mujtahid yang lahir di Najaf, sebuah kota di Irak Tengah.
Masa mudanya diwarnai dengan perjuangan melawan rezim Muhammad Reza Pahlevi. Dia ditangkap enam kali dan diasingkan selama 3 tahun karena aktivitas politiknya.
Peran dalam Revolusi Iran 1979
Ali Khamenei menjadi orang kepercayaan Ayatullah Khomeini yang memimpin revolusi Iran tahun 1979. Dia berperan aktif dalam menggulingkan monarki dan mengakhiri kekuasaan Syah.
Setelah revolusi berhasil, Khamenei mendapat berbagai jabatan penting dalam pemerintahan baru. Dia menjadi wakil menteri pertahanan dan memimpin Korps Garda Revolusi Islam.
Karir Politik hingga Jadi Presiden
Tahun 1981, Ali Khamenei mengalami percobaan pembunuhan yang mengakibatkan lengan kanannya cacat. Insiden ini terjadi saat dia sedang berceramah di hadapan jamaah.
Setelah Presiden Muhammad Ali Rajai terbunuh, Khamenei terpilih sebagai presiden Iran dengan suara 97%. Dia menjabat sebagai presiden dari tahun 1981 hingga 1989.
Naik Tahta sebagai Pemimpin Tertinggi
Tahun 1989, setelah Khomeini meninggal dunia, Ali Khamenei terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran. Majelis Ahli memilihnya dengan 60 suara dari 64 yang hadir.
Jabatan pemimpin tertinggi ini memiliki kekuasaan penuh atas militer, peradilan, dan kebijakan luar negeri Iran. Khamenei memegang jabatan ini seumur hidup dan sudah berkuasa lebih dari 30 tahun.
Sosok Ali Khamenei memang kontroversial, namun tidak bisa dipungkiri pengaruhnya sangat besar di Timur Tengah.