Surat Einstein Jadi Awal Mula Bom Atom, Sampai Dia Menyesal Seumur Hidup!
- YouTube Rumah Editor
Cianjur – Siapa sangka ilmuwan jenius Einstein ternyata punya peran besar dalam pembuatan bom atom.
Padahal dia dikenal sebagai sosok yang cinta damai dan anti perang.
Namun sejarah mencatat bahwa Einstein menulis surat penting kepada presiden Amerika.
Surat inilah yang kemudian memicu proyek Manhattan, proyek pembuatan bom atom terbesar.
Kisah di balik keterlibatan Einstein ini sungguh menarik untuk dibahas. Ternyata ada alasan kuat mengapa dia sampai menulis surat tersebut.
Penemuan yang Mengejutkan Dunia
Tahun 1938, dua ilmuwan Jerman Otto Hahn dan Fritz Strassmann menemukan sesuatu yang menghebohkan.
Mereka berhasil membelah atom uranium dengan cara membombardir neutron.
Hasilnya uranium berubah jadi unsur barium yang lebih ringan. Otto Hahn bingung dengan fenomena ini karena dia cuma ahli kimia.
Penjelasan dari Lise Meitner
Otto Hahn kemudian menulis surat kepada Lise Meitner, fisikawan perempuan cerdas. Sayangnya Lise sudah mengungsi ke Swedia karena dia orang Yahudi.
Setelah dianalisa, Lise menyimpulkan bahwa inti atom uranium telah terbelah. Proses ini kemudian disebut fisi nuklir yang terinspirasi dari pembelahan sel.
Membaca Novel yang Menginspirasi
Leo Szilard, ilmuwan Yahudi yang mengungsi ke Amerika, sangat terpengaruh novel "The World Set Free". Novel karya H.G. Wells ini pertama kali mengenalkan istilah bom atom.
Ketika mendengar penemuan Otto Hahn, Szilard langsung teringat novel tersebut. Dia curiga fisi nuklir bisa jadi reaksi berantai yang menghasilkan energi dahsyat.
Eksperimen dengan Enrico Fermi
Untuk membuktikan dugaannya, Szilard bekerja sama dengan Enrico Fermi. Mereka membuat eksperimen kecil untuk reaktor nuklir.
Setelah berhasil membuktikan reaksi berantai itu mungkin, Szilard makin khawatir. Dia takut ilmuwan Jerman juga sedang mengembangkan bom atom.
Mencari Dukungan Einstein
Szilard sadar dia cuma pengungsi Yahudi yang tidak akan didengar pemerintah Amerika. Karena itu dia mencari Einstein yang sudah terkenal dan dihormati.
Einstein saat itu sedang menikmati hidup barunya di Long Island, New York. Szilard pun mengutarakan kekhawatirannya tentang temuan fisi nuklir.
Isi Surat yang Mengubah Sejarah