Iran Punya Senjata Lebih Mengerikan dari Bom Nuklir, Ini Faktanya

Kekuatan Iran di Selat Hormus
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Dunia terus mengawasi program nuklir Iran dengan ketat. Iran sebenarnya sudah punya senjata yang bisa menghancurkan ekonomi dunia tanpa perlu nuklir.

img_title Megawati Soekarnoputri Panggil Pengurus Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia

Senjata itu bernama Selat Hormus. Jalur laut selebar 39 kilometer seperti saklar ekonomi global. Informasi ancaman ini dirangkum dari Channel Youtube Geografyi.

Posisi Strategis Selat Hormus

img_title Deretan Jet Tempur Legendaris Iran yang Masih Terbang Hingga Kini, Ada yang dari Amerika!

Selat Hormus terletak di antara gurun panas Timur Tengah. Lebarnya tidak sampai 40 kilometer, setara jarak Jakarta Pusat ke Bekasi. Meski kecil, jalur ini sangat vital bagi ekonomi global.

Iran berada tepat di sampingnya dan punya kontrol militer langsung. Mereka bisa menutup jalur ini kapan saja jika negara mereka diserang. Tidak ada jalur cadangan untuk menggantikan Selat Hormus.

img_title Kehebatan Jet Tempur Sukhoi Su-57 dalam Menembus dan Menghancurkan Sistem Pertahanan Musuh yang Ketat

Aliran Minyak Raksasa Dunia

Data US Energy Information Administration menunjukkan angka mengejutkan. Sekitar 20% pasokan minyak mentah global mengalir lewat jalur ini. Jumlahnya mencapai lebih dari 21 juta barel setiap hari.

Tanker raksasa dari Arab Saudi, Irak, Kuwait, Qatar, dan UAE harus lewat sana. Minyak tersebut dikirim ke Asia, Eropa, dan Amerika. Jika aliran terganggu, pasar dunia bisa kacau dalam satu hari.

Ancaman Nyata

Iran sudah membuktikan ancaman mereka di tahun 2019. Mereka menahan tanker Inggris dan melakukan sabotase kapal di Teluk Oman. Insiden tersebut langsung mengguncang pasar minyak dunia.

Pasukan elit IRGC berkali-kali menyatakan siap menutup jalur ini. Pernyataan serupa kembali disuarakan menyusul serangan AS dan Israel. Setiap ancaman Iran langsung memicu kepanikan pasar energi global.

Dampak Global yang Mengerikan

Negara seperti Jepang dan Korea Selatan paling rentan. Mereka mengimpor lebih dari 80% kebutuhan minyak dari Teluk Persia. India juga bergantung 40% pasokan minyaknya dari jalur ini.

Indonesia pun ikut terkena dampaknya meski punya cadangan sendiri.

Pasar energi global saling terhubung sehingga efek kenaikan harga akan menyebar. Biaya produksi naik, harga pangan meroket, dan PHK massal bisa terjadi.

Selat Hormus memang bukan senjata fisik seperti bom nuklir. Namun kemampuannya melumpuhkan ekonomi global yang jauh lebih mengerikan.

Iran cukup mengirim sinyal penutupan saja untuk membuat pasar global panik dan harga minyak melonjak drastis.