Dijamin Awet! Cara Mudah Simpan Sayuran Tanpa Kulkas yang Jarang Diketahui
- id,pinterest.com
Cianjur – Sayuran segar menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus ada di rumah. Sayuran segar memberikan nutrisi penting bagi tubuh kita sehari-hari.
Kulkas menjadi pilihan utama untuk menyimpan sayuran. Kulkas memang membantu memperlambat proses pembusukan sayuran. Kulkas sayangnya tidak selalu tersedia di semua rumah tangga. Kulkas juga bisa mengalami kerusakan atau pemadaman listrik yang membuat penyimpanan sayuran jadi masalah.
Pernahkah kamu bingung menyimpan sayuran saat kulkas rusak? Pernahkah kamu mencari cara alternatif menyimpan sayuran tanpa kulkas?
Pernahkah kamu kesal karena sayuran cepat layu dan busuk? Pernahkah kamu ingin membeli sayuran dalam jumlah banyak tapi takut cepat rusak?
Ternyata kita bisa menghemat listrik sambil tetap menikmati sayuran segar.
Metode Penyimpanan Sayur Kol
Sayur kol merupakan salah satu sayuran yang paling rentan terhadap kebusukan. Untuk menyimpan sayur kol tanpa kulkas, jangan mencucinya terlebih dahulu.
Pertahankan vitamin C pada kulitnya yang membantu mencegah pembusukan.
Bersihkan bagian yang sudah mulai membusuk dengan cara "klotokin" (mengetuk) atau mengiris bagian tersebut. Perhatikan juga bagian pangkal kol yang biasanya paling rentan terhadap pembusukan. Simpan kol yang masih utuh di wadah kering tanpa perlu di kulkas.
Cara Menyimpan Sayur Sawi
Untuk menyimpan sayur sawi agar tahan lama, siapkan koran dan kantong plastik baru. Jangan mencuci sayur sawi sebelum disimpan karena akan mempercepat proses pembusukan. Baru cuci saat akan dimasak.
Bungkus sayur sawi dengan koran secara rapat agar tidak ada udara yang masuk. Kemudian masukkan ke dalam kantong plastik baru dan ikat dengan kencang.
Jika memiliki kulkas, simpan di bagian khusus penyimpanan sayur dan buah, namun metode ini juga efektif untuk memperpanjang umur sawi meski tanpa kulkas.
Teknik Menyimpan Sayuran Berdaun
Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, dan selada memerlukan kelembaban untuk tetap segar.
Rendam bagian pangkal sayuran (tidak seluruhnya) dalam wadah berisi air bersih. Ganti air setiap hari untuk mencegah pembusukan.
Alternatif lainnya adalah dengan membungkus sayuran berdaun dengan kain atau handuk lembab yang bersih.