Cara Ilmuwan Mengetahui Isi Dalam Bumi, Ternyata Nggak Perlu Gali Cuma dari Gempa Bumi!

Cara Ilmuan Mengetahui Isi Bumi
Sumber :
  • pinterest.com

CianjurCara ilmuwan memahami isi dalam bumi ternyata cukup unik dan nggak biasa. Mereka nggak perlu gali sampai ke dalam untuk tahu rahasia bumi.

img_title Gempa 3,4 Magnitudo Guncang Cianjur

Fakta menariknya, isi bumi justru bisa dipelajari lewat peristiwa gempa bumi. Gelombang gempa jadi sumber utama untuk menganalisis lapisan-lapisan di dalam bumi.

Gempa bumi menghasilkan gelombang yang bisa merambat ke segala arah. Dari sinilah cara ilmuwan bekerja, menangkap sinyal yang lewat pakai alat khusus.

Dengan bantuan teknologi dan riset panjang, para ilmuwan bisa pecahkan misteri bumi. Semua ini jadi bukti kalau gempa bumi bisa bawa fakta yang luar biasa.

1. Pertama, lewat gelombang gempa

img_title Susah Tidur Nyenyak? Coba Racikan Teh Herbal Ini untuk Atasi Insomnia Malam Ini

Setiap kali ada gempa, bumi seperti ngirim sinyal berupa gelombang. Nah, gelombang ini namanya gelombang seismik.

Ada yang cepat (gelombang P), ada juga yang lambat (gelombang S). Uniknya, gelombang ini bakal berubah arah dan kecepatannya.

img_title Pesawat Bomber Legendaris B-25 Mitchell yang Ubah Jalan Perang Dunia 2

Kedua jenis gelombang ini saat ngelewatin material yang beda-beda, seperti batu padat atau cairan panas. Dari perubahan inilah, ilmuwan bisa mengira lapisan apa saja yang dilewati.

2. Kedua, bantuan alat seismograf

Gelombang dari gempa tadi tidak langsung ilang. Mereka naik ke permukaan dan ditangkap sama alat khusus bernama seismograf.

Alat ini seperti telinga raksasa yang bisa denger getaran bumi. Dari seismograf, ilmuwan bisa lihat data gelombang secara detail.

Bisa tahu seberapa cepat, seberapa jauh, dan ke arah mana gelombang itu menyebar.

3. Ketiga, kalkulasi canggih

Setelah data dari seismograf terkumpul, ilmuwan masukin semua informasi itu ke dalam komputer.

Di situ, dipakai rumus fisika dan model simulasi buat nyusun gambaran isi bumi. Dari sana bisa kelihatan lapisan kerak, mantel, inti luar yang cair, sampai inti dalam yang padat. Semua dihitung berdasarkan cara gelombang merambat.

4. Keempat, waktu dan riset panjang

Tidak semua ini langsung ketahuan dalam waktu cepat. Ilmuwan butuh puluhan tahun buat ngumpulin data, saling tukar pendapat, dan pastiin hasilnya akurat.

Kadang satu gempa bisa ngasih informasi baru yang bikin ilmuwan revisi teori lama. Jadi, ini hasil dari kerja bareng dan teknologi yang terus berkembang.

Halaman Selanjutnya
img_title