Mengenal Tatang Koswara, Penembak Jitu Indonesia yang Masuk Catatan Sejarah Dunia

Tatang Koswara
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Indonesia memiliki banyak pahlawan tak dikenal yang jasanya belum banyak dipublikasikan. Tatang Koswara adalah salah satu sniper terbaik dunia yang namanya jarang didengar.

img_title Bom FAB-500 Rusia dengan Kit UMPK Glide, Bagaimana Senjata Murah Ini Ubah Dinamika Perang!

Lehebatan Tatang Koswara sudah diakui dunia internasional. Nama beliau bahkan masuk dalam buku penembak jitu legendaris dunia.

Mengenal sosok Tatang Koswara akan menambah kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Kisah heroiknya patut menjadi inspirasi bagi generasi muda.

img_title TNI Makin Ganas dengan Senjata MLRS Canggih, Begini Kekuatan Dahsyatnya!

Awal Mula Karier Militer

Tatang Koswara lahir di Bandung pada 12 Desember 1946. Beliau mendaftar sebagai calon tamtama TNI pada tahun 1967.

img_title Helikopter EC 725 Caracal Buatan Indonesia, Canggih dan Bikin Bangga Abis!

Pengalaman hidup di kampung membuatnya mudah beradaptasi dengan latihan militer. Kemampuan menembaknya yang luar biasa membuat atasan terkesan.

Pelatihan Khusus dengan Amerika

Pada tahun 1974-1975, Tatang terpilih mengikuti program Mobile Training Team. Program ini dipimpin langsung oleh Kapten Conway dari Green Beret Amerika Serikat.

Indonesia saat itu belum memiliki pasukan sniper dan anti teror. Jenderal Benny Moerdani menggagas pembentukan kelompok khusus ini.

Kisah Heroik di Timor Timur

Tatang bertugas di Timor Timur pada 1977 dengan senjata Winchester M70. Senjata legendaris ini juga digunakan sniper Marinir Amerika Carlos Hathcock.

Dalam empat kali tugas tempur, peluru Tatang berhasil menghentikan 80 musuh. Prinsip "satu peluru satu nyawa" selalu beliau pegang teguh.

Nama Tatang Koswara kini tercatat dalam buku "Sniper Training Technique and Weapons" karya Peter Brookesmith.

Kehebatan sniper legendaris asal Bandung ini membanggakan Indonesia di mata dunia. Jasanya dalam menjaga keutuhan NKRI patut diapresiasi oleh seluruh rakyat Indonesia.