Intip Menu Makan Siang Gratis di Setiap Negara, Gizi Anak Jadi Prioritas
- pinterest.com
Cianjur – Program makan siang gratis lagi rame dibahas di Indonesia. Rencananya bakal dijalankan sebagai salah satu program unggulan pemerintah baru.
Negara-negara lain ternyata sudah lebih dulu punya program makan siang gratis ini. Tujuannya jelas, biar anak-anak sekolah tetap sehat dan semangat belajar.
Gizi anak jadi alasan utama kenapa program ini penting. Menu Makanan sehat di sekolah bisa bantu cegah stunting dan kekurangan nutrisi sejak dini.
Indonesia bisa belajar banyak dari negara lain yang udah sukses menjalankan makan siang gratis. Dari sisi menu, anggaran, sampai cara distribusinya.
1. Finlandia
Finlandia udah mulai program makan siang gratis sejak tahun 1943. Anak-anak usia 6 sampai 16 tahun dapet jatah makan setiap hari di sekolah.
Menunya bervariasi, dari sayur, daging, kacang-kacangan, buah segar, sampai susu. Yang bikin salut, awalnya program ini bukan dari pemerintah, tapi dari petani.
Mereka kasihan lihat anak-anak kelaparan waktu perang, jadi mereka bantu lewat makanan. Lama-lama, program ini diambil alih negara dan jadi bagian penting dari sistem pendidikan.
Sampai sekarang, semua anak sekolah di Finlandia tetap dapet makan siang gratis. Ini bukti kalau makan siang bisa jadi bentuk solidaritas dan kepedulian.
2. India
India punya program makan siang gratis sejak 1995. Program ini awalnya fokus ke keluarga miskin yang sulit beli makanan sehat buat anak-anak mereka.
Sekarang udah nyentuh lebih dari 125 juta anak usia 6 sampai 14 tahun di seluruh negeri. Jumlah yang luar biasa banyak!
Makanan yang disajikan juga menyesuaikan daerah masing-masing. Biasanya ada sayur, kacang-kacangan, kadang makanan lokal seperti chapati, dal, atau nasi.
Enggak lupa susu juga dikasih buat tambahan gizi. Pemerintah India total keluarin anggaran sekitar 2,8 miliar dolar AS per tahun buat program ini.
3. Korea Selatan
Sejak 1980-an, Korea Selatan udah jalani program makan siang gratis di sekolah. Bahkan udah diatur dalam undang-undang, jadi enggak bisa asal dihentikan.
Makanan yang disediakan penuh nilai gizi dan juga tetap mempertahankan cita rasa khas Korea. Ada nasi, telur, sup, Kimchi, buah, dan susu.