8 Target Prabowo untuk Indonesia, Apa Bisa Terwujud?
- id.pinterest.com
Cianjur – Presiden Prabowo Subianto memang tidak main-main dalam menyusun rencana untuk Indonesia.
Berbagai target ambisius telah disampaikan dalam forum internasional Qatar Economic Forum 2024. Target-target ini mencakup pertumbuhan ekonomi hingga program sosial yang akan mengubah wajah Indonesia.
Masyarakat Indonesia kini menanti realisasi janji-janji kampanye tersebut. Beberapa program sudah mulai dipersiapkan dalam RAPBN 2025. Namun, banyak yang masih mempertanyakan apakah target-target ini realistis untuk dicapai.
Rencana besar Prabowo ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, swasta, hingga masyarakat umum. Tanpa kerja sama yang solid, target ambisius ini bisa jadi hanya sekadar wacana belaka.
Mari kita simak delapan target utama yang telah dicanangkan Prabowo. Setiap target memiliki tantangan dan peluang masing-masing. Kira-kira mana yang paling mungkin terwujud dalam lima tahun ke depan?
Informasi ini dilansir dari YouTube Republika Mahasiswa
1. Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen
Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen dalam tiga tahun. Target ini cukup fantastis mengingat selama 10 tahun terakhir ekonomi Indonesia hanya tumbuh rata-rata 5 persen. Ia yakin bisa mencapainya dengan melanjutkan program-program Presiden Jokowi.
2. Hilirisasi Industri Berkelanjutan
Kebijakan hilirisasi akan terus dilanjutkan untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Indonesia tidak bisa terus-menerus menjual bahan mentah dengan harga murah. Program ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi ketergantungan impor.
3. Program Makan Siang Gratis
Program andalan Prabowo ini akan menyasar 70,5 juta penerima dengan anggaran mencapai Rp471 triliun. Dimulai dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) pada 2025. Program ini menghabiskan 14,16 persen dari total belanja negara.
4. Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem
Dalam dua tahun pertama, Prabowo berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem. Kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai mereka yang hidup dengan biaya kurang dari Rp10.739 per hari. Target jangka menengahnya adalah menurunkan angka kemiskinan di bawah 5 persen dalam lima tahun.
5. Meningkatkan Rasio Pajak hingga 23 Persen
Saat ini rasio pajak Indonesia hanya 10,41 persen dari PDB. Prabowo menargetkan peningkatan hingga 23 persen melalui ekstensifikasi atau perluasan wajib pajak. Strategi ini fokus pada penambahan jumlah usaha baru, bukan menaikkan tarif pajak yang sudah ada.