Fakta Mengejutkan Mikronesia, Ternyata Presiden Berdarah Indonesia Asli Maluku
- YouTube
Cianjur – Presiden Mikronesia yang menjabat periode 2015-2019 ternyata orang Indonesia asli!
Peter Martin Christian adalah keturunan ketiga dari Maluku yang sukses memimpin negara kepulauan di Samudra Pasifik. Fakta mengejutkan ini bikin hubungan Indonesia-Mikronesia makin erat.
Rangkuman:
Mikronesia memang negara kecil dengan 100.000 penduduk, tapi kisah presiden Mikronesia berdarah Indonesia ini jadi bukti diaspora Nusantara tersebar ke mana-mana. Peter Martin Christian bahkan pernah ketemu Presiden Jokowi untuk bahas kerja sama bilateral.
Sejarah Mikronesia dan Pengaruh Asing
Mikronesia punya sejarah panjang dijajah berbagai negara. Dulunya Jepang sempat menguasai wilayah ini saat Perang Dunia Kedua, makanya banyak penduduk Mikronesia yang punya keturunan Jepang.
Pertama, Mikronesia juga pernah dikuasai Spanyol dan Jerman sebelum akhirnya merdeka. Kedua, mayoritas penduduk Mikronesia kini beragama Kristen hasil pengaruh para penjajah Eropa.
Ketergantungan Total pada Amerika Serikat
Yang unik, Mikronesia tidak punya tentara sama sekali tapi aman dari serangan. Negara ini berada di bawah naungan Amerika Serikat yang jadi pelindung utamanya.
Pertama, Amerika memberikan bantuan 1,3 miliar dolar dari 1986-2001 untuk Mikronesia. Kedua, penduduk Mikronesia bahkan bisa jadi tentara Amerika dan tinggal di sana.
Mata Uang Batu di Pulau Yap
Fakta paling unik tentang Mikronesia adalah penggunaan batu sebagai alat pembayaran. Di Pulau Yap, penduduk masih bertransaksi pakai batu Rai yang berbentuk cakram.
Pertama, batu Rai disimpan di depan rumah atau sepanjang jalan tanpa takut dicuri. Kedua, proses pembuatan batu Rai sangat berbahaya dan bisa memakan waktu bertahun-tahun.
Kekayaan Alam dan Geografis
Mikronesia punya 600 pulau dengan luas darat cuma 360 km persegi. Laut jadi andalan utama untuk pariwisata dan perikanan, terutama di Pulau Cuk yang jadi surga diving.
Sayangnya, sumber daya alam Mikronesia mulai terkikis karena eksploitasi berlebihan. Ikan tuna jadi sasaran nelayan ilegal dari Tiongkok sejak tahun 1990.
Kisah presiden Mikronesia berdarah Indonesia ini membuktikan pengaruh diaspora Nusantara di kancah internasional. Peter Martin Christian jadi jembatan diplomasi antara Indonesia dan Mikronesia yang saling menguntungkan.