Banyak yang Belum Tau, Ternyata Begini Cara Mengatasi Kulit Terkena Air Panas atau Minyak Goreng Dengan Tepat
- youtube
Cianjur – Dalam kehidupan sehari-hari, luka akibat terkena air panas atau percikan minyak goreng sangat sering terjadi.
Biasanya hal ini dialami saat memasak atau sedang menuangkan air panas.
Luka seperti ini bisa menimbulkan rasa nyeri, melepuh, bahkan meninggalkan bekas jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara penanganan pertama yang benar agar tidak memperparah kondisi kulit.
Banyak orang masih percaya bahwa penggunaan bahan tertentu seperti odol atau salep sembarangan bisa membantu.
Padahal, jika tidak sesuai, cara tersebut justru bisa memperburuk luka.
Berikut adalah cara sederhana yang bisa dilakukan saat kulit terkena air panas atau minyak goreng, hanya dengan bahan yang mudah didapat di rumah.
Gunakan Air Biasa, Bukan Air Dingin atau Es
Setelah kulit terkena air panas atau minyak goreng, jangan langsung panik. Ambil air biasa, bukan air dingin atau es, dan siramkan ke bagian kulit yang terkena.
Air biasa membantu menenangkan kulit tanpa memberikan reaksi kejutan seperti halnya air es.
Suhu air yang netral juga membantu mengurangi rasa nyeri secara bertahap.
Jangan Gunakan Odol atau Bahan Beraroma Tajam
Mitos yang sering beredar adalah menggunakan odol atau pasta gigi untuk mengatasi luka bakar ringan.
Namun, hal ini sebaiknya dihindari karena kandungan odol bisa mengiritasi kulit yang sedang sensitif.
Penggunaan bahan kimia atau beraroma tajam justru bisa membuat kulit melepuh atau terkelupas.
Cara terbaik tetaplah menggunakan air bersih sebagai pertolongan pertama.
Gunakan Air Mengalir Jika Ada
Jika tersedia, gunakan air dari keran yang mengalir. Siramkan terus-menerus pada bagian yang terkena selama beberapa menit.
Air mengalir membantu membilas panas dari kulit dan menenangkan area yang terbakar. Lakukan sampai rasa nyeri berkurang secara signifikan.
Jangan Rendam Terlalu Lama
Meskipun air membantu mendinginkan, hindari merendam kulit terlalu lama. Cukup siram atau basahi secara berkala.
Tujuan utamanya adalah menjaga kelembapan dan menstabilkan suhu kulit. Jika area mulai mengering dan terasa panas lagi, basahi kembali dengan air.