Sempat Dilupakan Negara Sendiri, Astronot Ini Mengambang 311 Hari Tanpa Bantuan!
- Youtube
Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan terjebak di luar angkasa selama berbulan-bulan? Kisah nyata seorang astronot yang hampir mati di antariksa ini dirangkum langsung dari channel YouTube Daftar Populer
Hidup di luar angkasa memang sangat berbeda dengan kehidupan di Bumi. Ketiadaan gravitasi membuat para astronot mengalami perubahan drastis pada tubuh mereka.
Para astronot kehilangan massa tulang dan otot sekitar satu persen setiap bulan. Ini berbeda dengan orang di Bumi yang hanya kehilangan 1-1,5 persen massa tulang per tahun.
Tubuh Astronot Mengalami Perubahan Ekstrem
Peredaran darah dan cairan tubuh astronot cenderung mengarah ke atas karena gravitasi nol. Akibatnya, wajah mereka terlihat memerah dan pandangan menjadi kabur.
Jantung astronot juga mengecil karena tidak perlu memompa darah sekuat di Bumi. Sistem imun mereka pun menurun drastis akibat radiasi kosmik yang 10 kali lebih besar dari Bumi.
Kisah Mengerikan Sergei Krikalev
Sergei Krikalev, kosmonot Uni Soviet berusia 61 tahun, mengalami nasib malang pada Mei 1991. Saat dia bertugas di luar angkasa, negaranya mengalami perpecahan politik yang dahsyat.
Uni Soviet pecah menjadi 15 negara merdeka, dan Krikalev terlupakan di antariksa selama 311 hari. Beruntung, astronot Amerika Serikat memberikan persediaan makanan untuk bertahan hidup.
Bahaya Terjebak di Ruang Hampa
Jika astronot terlepas dari stasiun luar angkasa, mereka hanya punya waktu delapan jam sebelum oksigen habis. Ketiadaan gravitasi membuat mereka kehilangan kendali dan tidak bisa bergerak.
Badan yang terpapar ruang hampa akan mengembang dua kali lipat seperti balon. Hal ini pernah dialami pilot pesawat saat terjun bebas dari stratosfer pada tahun 1960.
Akhirnya Krikalev Selamat
Setelah 311 hari terjebak di luar angkasa, Sergei Krikalev akhirnya kembali ke Bumi pada Maret 1992 atas permintaan Rusia.
Meski mengalami situasi mengerikan, dia tetap melanjutkan karir sebagai astronot hingga pensiun tahun 2007. Sergei Krikalev tercatat menghabiskan total 803 hari di luar angkasa sepanjang karirnya.