Rumah Dewi Perssik Didemo Warga Buntut Polemik Sapi Kurban
- Intip Seleb
Cianjur – Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan warga kampung mengepung rumah Dewi Perssik di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan usai sang pedangdut terlibat konflik dengan Malkan, ketua RT setempat.
Diketahui, konflik itu terjadi karena sapi kurban Dewi Perssik diduga ditolak oleh ketua RT di kediamannya.
Sehingga, permasalahan tersebut membuat warga sekitar ikut turun tangan hingga mengepung rumah artis yang akrab disapa DP tersebut.
"Dewi Persik disorak oleh warga karena sudah terbukti memfitnah bapak ketua RT Lebak Bulus Jakarta Selatan," tulis keterangan video yang diunggah akun TikTok, dikutip pada Sabtu (1/7/2023).
Dalam video tersebut, si perekam menjelaskan terkait kronologi kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pedangdut yang akrab disapa DP itu telah mencemarkan nama baik wilayahnya.
Dewi Perssik setelah mediasi konflik dengan Ketua RT
- VIVA.co.id
"Huuu ini satu kampung ini sudah kena pernyataan mbak DP (Dewi Persik), soalnya udah bawa-bawa kampung ini, dan sudah mencemarkan nama baik," kata seorang ibu yang merekam video.
Sontak saja video yang sudah dilihat lebih dari 500 ribu tayangan itu langsung dibanjiri komentar netizen. Tidak sedikit dari warganet yang mendukung aksi tersebut.
“Kok gue happy. Padahal gak ulang tahun,” kata salah satu warganet.
“Duh kalau gw jadi warga situ mungkin gw yang suaranya paling keras,” kata warganet yang lain.
“Makasih warga, sudah mewakili,” ujar warganet lainnya.
“Kalau jadi dia gw pindah aja,” komentar warganet lagi
Diketahui sebelumnya, Dewi Perssik terlihat marah-marah meneriak Ketua RT setempat usai mengaku bahwa kurban sapinya ditolak. Ia juga mengatakan bahwa tak terima sang Ketua RT memarahi dan membentaknya.
Setelah teriak memarahi RT, para warga sekitar yang berada di tempat kejadian justru ramai-ramai menyoraki pedangdut berusia 37 tahun itu.