Beginilah main Congklak, Lengkap dengan Nilai dan Asal Permainan

game congklak
Sumber :
  • Istimewa

Makna dan Nilai Permainan Congklak

img_title Anti Mainstream Banget, Inilah Pemukiman Unik di Dunia yang Wajib Kamu Tahu!

Permainan congklak bukan hanya sekadar permainan anak-anak biasa, namun lebih dari itu, terdapat beragam makna dan nilai filosofis yang dapat dipelajari. Dirangkum dari jurnal Permainan Congklak: Nilai dan Potensinya bagi Perkembangan Kognitif Anak oleh Dheka Rusmana, berikut beberapa makna dan nilai dari permainan congklak:

1. Konsep Indung dan Anak

img_title Rumah Bebas Tikus Tanpa Repot Beli Racun, Cukup Pakai Bahan Alami yang Sudah Ada

Dalam permainan congklak, salah satu lubang atau cekungan yang diambil bijinya untuk dimasukkan ke cekungan lain disebut indung. Konsep indung dan anak ini banyak ditemukan dalam permainan tradisional Sunda.

Sosok indung atau ibu dianggap istimewa dalam kebudayaan Sunda. Sementara istilah anak mengacu pada analogi anak laki-laki bungsu yang dalam kosmologi sunda sering disebut "anak ibu".

img_title Kesal Tikus Acak-acak Dapur? Ini Cara Jitu Basmi Tikus Pakai Bahan yang Murah Meriah

Sesuai aturan congklak, pemain atau anak berusaha untuk mengisi cekungan indung dengan biji sebanyak-banyaknya. Jika biji terakhir masuk dalam cekungan kita dan didepannya terdapat biji lawan, maka kita berhak mengambil biji tersebut dan dimasukkan dalam cekungan 'indung' kita.

2. Mengajarkan Nilai Sosialisasi

Melalui permainan congklak, anak-anak didorong untuk bersosialisasi dan menanamkan nilai pertemanan dengan orang lain yang menjadi lawan main mereka. Permainan congklak yang dimainkan secara berhadapan juga dapat menumbuhkan kedekatan fisik dan emosional antara anak dengan temannya.

3. Melatih Anak untuk Taat Aturan

Bukan tanpa alasan aturan-aturan dalam permainan diberlakukan, melainkan untuk mengajarkan anak-anak agar terbiasa mematuhi peraturan dan bersikap disiplin sejak dini. Sehingga, mereka pun dapat belajar bahwa setiap keinginan bisa tercapai dari hasil keteraturan.

4. Melatih Kemampuan Berhitung

Kemampuan berhitung tidak selalu harus diajarkan di sekolah melalui pelajaran matematika. Tetapi juga dapat diajarkan secara menyenangkan melalui permainan. Dalam permainan congklak, anak-anak dapat mengasah kemampuan berhitungnya dengan cara memilih jumlah biji yang akan diambil untuk mengisi lubang bagiannya dengan banyak dan cepat.

5. Mengembangkan Kemampuan Berpikir dan Menyusun Strategi

Untuk memenangkan sebuah permainan atau kompetisi, tentunya dibutuhkan keterampilan untuk berpikir serta menyusun strategi yang tepat dalam mengalahkan lawan. Hal itu pun dilatih dalam permainan congklak, dimana pemain harus bisa memilih dan memperkirakan kemungkinan lubang jatuhnya biji terakhir yang dapat menghasilkan banyak biji lawan untuk mengisi cekungan.

Halaman Selanjutnya
img_title