Tips Budidaya Pepaya di Polybag agar Berbuah Lebat dan Tanpa Biji

Tips budidaya pepaya tanpa biji dalam pot
Sumber :
  • Istimewa

Cianjur –Sekarang Anda tidak perlu menanam pepaya di lahan yang luas.

img_title Susah Tidur Nyenyak? Coba Racikan Teh Herbal Ini untuk Atasi Insomnia Malam Ini

Anda bisa menanamnya di pekarangan rumah Anda dengan polybag.  

Menariknya, ada metode khusus untuk menanam pepaya yang berbuah lebat tanpa biji.  

img_title Mau Turun BB Cepat? Cek Deretan Minuman Penurun Berat Badan yang Lagi Populer!

Jika Anda ingin mendapatkan hasil terbaik dengan sedikit lahan, teknik ini adalah pilihan yang tepat.  

Tidak hanya praktis, namun hasilnya hampir sama dengan pepaya yang ditanam di kebun.

img_title Cara Cepat Gemuk dengan Makanan Murah Meriah di Sekitar Kita, Langsung Kepoin Yuk!

Pupuk alami untuk suburkan tanaman dirumah

Photo :
  • Istimewa

Untuk membuat panen pepaya lebih menyenangkan dan menguntungkan, simak saran budidayanya!

Pertama : Buat media tanam dalam polybag kecil isi campuran tanah dan pupuk kandang serta arang sekam, perbandingan seimbang atau 1:1:1. 

Taruh 1 atau 2 butir di tiap polybag, selanjutnya siram dan tunggu hingga benih tumbuh, setelah itu sisakan 1 benih yg dianggap lebih besar. 

Jadi 1 polybag 1 tanaman. Siram sehari sekali dan kasih pupuk NPK seminggu sekali

Kedua : Setelah bibit seukuran 30cm tingginya, siapkan pot dengan diameter 40cm, gunakan media tanam murni arang sekam (arang yg sudah dibakar, biasanya di toko pertanian banyak). 

Ketiga : Setelah bibit dipindah dari polybag ke pot, tempatkan di tempat teduh (tidak terkena sinar matahari langsung) dan siram 2-3 kali sehari karena sifat arang sekam yang porous dan mudah kering

Keempat : Setelah dirasa bibit tumbuh dengan baik, bisa dipindahkan ke tempat di mana cukup terkena sinar matahari, penyiraman tetap rutin 2-3 kali sehari.

Kelima : Dengan media full arang sekam, biasanya pertumbuhan akar akan cepat menyebar ke seluruh pot hingga tanaman tidak mudah roboh

Keenam : Pemupukan menggunakan NPK mutiara biru (banyak di toko pertanian) campurkan dengan air 1 liter sampai 1,5 liter tiap kali siram, takaran pupuk cukup 1 sendok teh

Ketujuh : Saat tanaman mulai berbunga hingga berbuah, gunakan pupuk NPK dengan kandungan K lebih tinggi, atau bisa juga gunakan pupuk perekat (banyak tersedia di toko pertanian)

Kedelapan : Pemupukan bisa berupa kocor atau dipendam dalam pot. 

Cara ini bisa juga digunakan untuk tanaman-tanaman lain.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.