Cara Budidaya Melon Dalam Wadah Sisa Dapur, Efektif dan Buah Berlimpah
- Istimewa
Cianjur –Bisakah bekas wadah dapur seperti ember, baskom, atau kaleng digunakan untuk menanam melon?
Dengan menggunakan teknik sederhana dan bahan yang mudah ditemukan, Anda dapat menanam melon di rumah bahkan tanpa lahan yang luas.
Karena menggunakan barang bekas, cara ini tidak hanya menghasilkan buah yang manis dan berlimpah.
Selain itu juga ramah lingkungan. Yuk simak cara-cara inovatif untuk budidaya melon dalam wadah sisa dapur yang dapat Anda coba di rumah!
Cara budidaya melon di wadah bekas dapur
- Istimewa
Bahan yang dibutuhkan:
1. Benih melon
2. Dua gelas air
3. Satu gelas air panas
4. Handuk kertas
5. Pot bibit
6. Wadah dengan lubang pembuangan (ukuran: 50cm x 50cm)
7. Kompos
8. Kulit telur hancur
9. Pancang bambu dan kawat stainless steel
10. pupuk sampah dapur cair
11. Pisang
Langkah-langkah:
1. Rendam biji melon di air panas selama 20 menit untuk membunuh kuman.
2. Membersihkan benih dan letakkan di atas tisu tisu untuk pra-perkemahan.
3. Transplan menumbuhkan benih menjadi pot bibit.
4. Tambahkan kompos ke bagian bawah kontainer.
5. Menyiapkan botol pupuk sampah dapur.
6. Bibit air dalam sebelum transplantasi.
7. Tanam enam bibit dalam wadah dan tutup tanah dengan kulit telur yang dihancurkan.
8. Gunakan pupuk sampah dapur dicampur air setiap minggu.
9. Gunakan pasak bambu dan kawat untuk dukungan.
10. Daun prune dan cabang bawah setelah 30 hari.
11. Simpan bunga betina dari daun 8 hingga 13.
12. Hapus semua bunga pria dan wanita di bawah daun ke-8 setelah 35 hari.
13. Taburkan serbuk sari pria pada bunga wanita dari daun 8 hingga 13.
14. Prune ujung kedua cabang berbuah setelah 38 hari.
15. Menjaga hanya satu melon sehat per tanaman setelah 42 hari.
16. Prune atas batang utama pada daun ke-26 setelah 50 hari.
17. Menyiapkan string untuk dukungan melon.
18. Lanjut menerapkan pupuk sampah dapur mingguan.
19. Gunakan pisang yang terendam air semalaman sebagai pupuk kaya potasium pada hari 60.
20. Lanjutkan menerapkan pupuk sampah dapur mingguan sampai panen di hari ke 75.
Metode ini menekankan keberlanjutan dengan menggunakan sampah dapur sebagai pupuk dan menggunakan teknik pemotongan dan penopang yang efektif untuk pertumbuhan melon yang sehat.