Deretan Desa Terapung Paling Indah Sedunia, Kisah Suku-Suku yang Hidup di Atas Air!
- Youtube.com
Cianjur – Pernah kepikiran nggak sih, ada orang-orang yang hidupnya cuma di atas air? Mereka enggak pernah bersentuhan sama tanah lho, dan ini jadi deretan kehidupan yang sangat unik.
Ternyata, ada banyak desa terapung yang indah banget di dunia ini, menampilkan cara hidup yang menarik.
Pemukiman mereka biasanya di tengah laut atau danau, dengan bentuk rumah panggung yang khas.
Kebanyakan desa terapung ini letaknya di daerah terpencil, rumah-rumah mereka ada di tengah laut atau danau.
Ada beberapa deretan suku yang hidup di atas air dengan cara yang bikin kita takjub. Yuk, kita lihat di mana aja sih desa terapung paling indah yang ada di dunia ini.
1. Tonle Sap, Kamboja
Danau air tawar di Kamboja ini jadi rumah bagi ratusan rumah di desa terapung. Danau ini luasnya 31 ribu meter persegi dan dianggap danau air tawar terbesar di Asia.
Sekitar 170 rumah terapung berdiri di atas panggung. Suku Vietnam dan Cam adalah sebagian besar masyarakat yang tinggal di sana.
2. Day-asan, Filipina
Ini desa nelayan di Kota Surigao, terkenal dengan rumah-rumah panggung kayunya di atas air dangkal.
Desa ini dikenal sebagai "Little Venice of Surigao City" dan dihuni sekitar 1800 orang.
Mereka hidup dari memancing dan budidaya lobster di karamba yang dibuat di halaman rumah panggungnya. Sebagai desa yang berada di atas air, tanah adalah sesuatu yang langka di sini.
3. Halong Bay, Vietnam
Teluk Halong punya empat desa terapung, masyarakatnya hidup dari menangkap ikan dan budidaya ikan.
Dulu cuma tempat nelayan balik buat jual hasil tangkapan. Sekarang, ada sekitar 1600 orang tinggal di sana. Teluk Halong sudah jadi Situs Warisan Dunia UNESCO karena relevansi budayanya.
4. Ganvie, Afrika
Desa ini ada di perairan Danau Nokoue, dihuni oleh orang-orang etnis Tofino. Dibangun abad ke-16 oleh orang-orang yang lari dari prajurit.
Populasi Ganvie sekarang hampir 20.000 jiwa. Desa ini punya sekolah, rumah sakit, toko terapung, bahkan hotel buat turis.
Mereka bekerja sebagai nelayan dan pedagang buah-sayur. Ganvie jadi desa danau terbesar di Afrika, keren ya!