Fakta Menarik Awetnya Mumi Mesir, Begini Lho Cara Orang Mesir Kuno Bikin Mayat Abadi!
- pinterest.com
Cianjur – Pasti sudah tidak asing dong sama mumi? Apalagi, mumi Mesir yang sering banget muncul di film atau video game, dibalut perban seperti zombie gitu.
Tapi, pernah kepikiran gak sih, gimana caranya mayat bisa awet ribuan tahun sampai sekarang?
Yuk, kita bedah rahasianya bareng! Peradaban Mesir Kuno memang penuh misteri, dari piramida sampai mumi yang bikin penasaran.
Mengapa Mumifikasi Hentikan Pembusukan?
Sel manusia yang sehat itu bisa terus memperbaiki diri, tapi ini hanya berlaku untuk orang hidup.
Untuk orang yang sudah mati, sel-selnya tidak bisa memperbaiki diri lagi karena semua fungsi organ dalam dan otak sudah mati.
Makanya, saat bakteri menggerogoti tubuh, jasad akan membusuk. Bagi orang Mesir kuno, jasad orang sangatlah berharga.
Makanya dilakukan proses mumifikasi untuk menghentikan proses pembusukan jasad.
Tahapan Proses Mumifikasi Ala Mesir Kuno
Proses mumifikasi untuk masyarakat Mesir kuno dilakukan dalam beberapa tahapan. Jumlah tahapan, kualitas tabib, dan seserahan itu ditentukan dari status sosial dan kekayaan seseorang.
1. Pembersihan Awal
Untuk kalangan raja, proses mumifikasi dimulai dengan dimandikan. Setelah dimandikan, otak jasad dikeluarkan menggunakan besi pengait dari hidung.
2. Pengeluaran Organ Dalam
Tabib kemudian pindah ke perut untuk mengeluarkan organ dalam kecuali jantung. Jantung dipercaya sebagai penuntun orang mati ke alam baka.
Organ yang dikeluarkan antara lain, hati, paru-paru, usus, dan lambung. Organ-organ ini kemudian dimasukkan pada kendi dengan ukiran anak-anak Horus.
3. Pengeringan
Setelah proses pembersihan selesai, mayat lalu dibalur garam khusus selama 40 hari. Jasad yang sudah mengering kemudian diberikan minyak parfum dan resin ke seluruh tubuhnya.
4. Pembungkusan Awal
Setelah itu, mayat dibalut dengan resin tebal yang berfungsi sebagai lem. Resin ini untuk membungkus mayat dengan perban dan kain.