Terang-terangan Bantu Ukraina, Vladimir Putin Tak Segan Serang Satelit Eropa

Vladimir Putin Serang Satelit Eropa
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Vladimir Putin mengambil langkah berani dengan menargetkan satelit Eropa yang dianggap membantu Ukraina. Rusia secara resmi memperingatkan bahwa satelit komersial Eropa akan menjadi target sah.

img_title Pembom Tu-22M3 Era Soviet Masih Diterbangkan Rusia, Bukan Karena Nostalgia!

Kementerian Pengembangan Digital dan Komunikasi Rusia memberitahu Persatuan Telekomunikasi Internasional tentang rencana ini. Moskow mengumumkan negara-negara pendukung Ukraina telah kehilangan hak untuk memprotes gangguan sinyal.

Langkah Vladimir Putin ini merupakan eskalasi baru dalam konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun. Satelit Eropa kini menjadi sasaran utama dalam perang teknologi modern melawan NATO.

img_title Bom Luncur Rusia Dijatuhkan Puluhan Kilometer, Ukraina Kesulitan Tangkis!

Informasi serangan Vladimir Putin terhadap satelit Eropa ini dilansir dari Channel Youtube Data Fakta. Mari kita bahas strategi baru Rusia dalam menghadapi dukungan teknologi untuk Ukraina.

Target Satelit Komersial Eropa

img_title Tupolev Tu-95 Bear Terbang 70 Tahun, Suaranya Bisa Didengar Kapal Selam!

Rusia secara resmi memperingatkan akan menargetkan satelit Eropa komersial yang membantu militer Ukraina. Moskow menyatakan satelit komersial dan siaran yang mendukung Ukraina adalah target sah.

Dengan pengumuman ini, Rusia mengakhiri hak negara-negara Eropa untuk memprotes gangguan sinyal GPS. Sebelumnya, 8 negara Eropa telah mengajukan keluhan kepada PBB atas sabotase Rusia.

17 negara Uni Eropa dan Inggris bahkan menyatakan dukungan dan mendesak Rusia menghentikan sabotasenya. Namun Putin kini secara terbuka mengakui dan memformalkan tindakan sabotase tersebut.

Organisasi penerbangan sipil internasional memperingatkan gangguan GPS Rusia di Laut Baltik menimbulkan ancaman serius. Konflik ini telah merambah ke ruang angkasa sebagai medan pertempuran baru.

Berbagai Senjata Anti-Satelit Rusia

Rusia memiliki berbagai jenis senjata anti-satelit dengan efek yang berbeda-beda. Senjata elektronik digunakan untuk mengganggu dan memalsukan sinyal satelit Eropa pendukung Ukraina.

Serangan siber juga menjadi pilihan Rusia seperti yang terjadi pada stasiun darat satelit Amerika di Norwegia. Para penyerang bahkan mampu mengendalikan satelit Amerika namun memilih tidak melakukannya.

Kategori senjata kinetik mencakup sistem di luar angkasa dan di bumi untuk melumpuhkan sistem satelit. Vladimir Putin juga mengembangkan senjata laser untuk mengganggu sensor optik satelit pengintai.

Laporan intelijen Amerika menunjukkan Rusia mengembangkan senjata anti-satelit dengan komponen nuklir. Sistem ini jika dikerahkan akan melanggar perjanjian luar angkasa 1967.

Halaman Selanjutnya
img_title