Final Soekarno Cup, Talenta Muda Tunjukkan Semangat Gotong Royong untuk Korban Gempa NTT

Final Soekarno Cup
Sumber :
  • Foto;isr

Mereka juga mendapatkan pelajaran mengenai arti menjadi bagian dari masyarakat dan bangsa yang lebih besar.

img_title Pelantikan Wanoja Perjuangan Jabar, Fatmawati Trofi Gaungkan Kepemimpinan Perempuan

“Anak-anak ini belajar bahwa menjadi pemain sepak bola bukan hanya soal kemampuan teknik. Ada nilai tanggung jawab, persaudaraan, dan kepedulian. Ketika mereka ikut bergotong royong membantu korban gempa di NTT, mereka sedang belajar menjadi manusia Indonesia yang sesungguhnya,” kata Anang.

Ia menambahkan, sepak bola memiliki kekuatan besar untuk mempertemukan orang-orang dari berbagai daerah. Perbedaan asal, suku, dan lingkungan justru dapat disatukan melalui permainan yang sama.

img_title Habis Rp 15 Juta Sehari, Bandung Zoo Pastikan Semua Satwa Sehat Pasca Kematian Harimau

“Dari 16 provinsi mereka datang sebagai anak-anak daerah, tetapi di lapangan mereka menjadi satu sebagai anak Indonesia. Semangat yang sama kemudian kita bawa keluar lapangan melalui aksi kemanusiaan ini,” ujarnya.

”Soekarno Cup pun menempatkan sepak bola sebagai ruang pembentukan karakter. Kompetisi menjadi sarana bagi generasi muda untuk belajar tentang sportivitas, disiplin, persatuan, sekaligus kepedulian sosial,” pungkas Anang Maruf. ()

img_title PDI Perjuangan Jabar Bantu BPJS dan Pakan Satwa Bandung Zoo