Hari Pramuka, Tom Maskun: Perkuat Semangat Gotong Royong Generasi Muda
- Foto: ist
Cianjur – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Dr. H. Tom Maskun, M.Pd., menilai peringatan Hari Pramuka harus menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter bagi generasi muda di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Menurut Tom, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, memiliki jiwa sosial, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kebangsaan.
“Pramuka bukan hanya kegiatan seremonial atau sekadar aktivitas ekstrakurikuler. Di dalamnya ada proses pendidikan karakter, kedisiplinan, kemandirian, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda,” ujar Tom.
Sebagai anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi salah satunya sektor pendidikan, Tom memandang sekolah memiliki posisi penting dalam menjaga keberlanjutan Gerakan Pramuka.
Karena itu, pembinaan kepramukaan harus mendapat perhatian dan tidak sekadar dijalankan untuk memenuhi agenda kegiatan sekolah.
Ia mendorong pemerintah daerah bersama satuan pendidikan untuk terus memperkuat kualitas pembinaan, termasuk memberikan ruang yang memadai bagi para pembina dan peserta didik untuk mengembangkan kegiatan kepramukaan yang kreatif serta relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.
“Anak-anak kita sekarang menghadapi tantangan yang berbeda. Perkembangan teknologi dan derasnya informasi harus diimbangi dengan karakter yang kuat. Mereka harus memiliki kemampuan bekerja sama, peduli terhadap lingkungan sosialnya, sekaligus mempunyai rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air,” katanya.
Tom menegaskan, semangat kepramukaan juga sejalan dengan nilai perjuangan PDI Perjuangan yang menempatkan gotong royong sebagai kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, nilai gotong royong tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus ditanamkan sejak dini melalui pengalaman nyata.
Pramuka menjadi salah satu ruang pendidikan yang dapat membiasakan generasi muda untuk bekerja bersama, saling membantu dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Semangat gotong royong harus terus hidup dalam generasi muda kita. Karena Indonesia dibangun bukan dengan individualisme, tetapi dengan kebersamaan. Pramuka memiliki peran penting untuk menjaga nilai tersebut,” tegasnya.