Save Raja Ampat! Deretan Hewan Endemik Dari Tempat Wisata Surga Terakhir Indonesia

Deretan Hewan Endemik Raja Ampat
Sumber :
  • id.pinterest.com

Cianjur – Pesona Raja Ampat yang tidak cuma soal pantai biru atau pulau-pulau cantik. Tapi juga tentang keajaiban alam yang tersembunyi di sana.

img_title Telkom University Kembangkan Pangandaran.ai, Dorong Transformasi Digital Pariwisata Pangandaran

Raja Ampat menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Indonesia. Tepatnya terdapat di kepulauan bagian timur. Tempat ini dijuluki sebagai last paradise atau surga terakhir karena pemandangan yang begitu indah.

Keindahan ini terancam dengan adanya beberapa tambang yang merusak lingkungan. Oleh karena itu seruan save raja ampat menggema. Disisi lain hal ini juga bisa berdampak kepada hewan endemik yang ada di sana.

img_title Nikmati Bali Tanpa Ribet : 10 Destinasi Populer yang Cocok dengan Sewa Mobil

Untuk mendunkung pelestarian, yuk kita kenalan dengan deretan hewan endemik yang ada di kepulauan raja ampat. 

1. Cendrawasih Botak atau Cicinnurus respublica

img_title Deretan Jet Tempur Legendaris Iran yang Masih Terbang Hingga Kini, Ada yang dari Amerika!

Burung ini endemik Indonesia dan cuma bisa kamu temui di hutan dataran rendah Pulau Waigeo dan Batanta.

Cendrawasih Botak ini sejenis burung pengicau berukuran kecil dan populasinya sangat terbatas. Karena langka, burung ini dievaluasi sebagai berisiko hampir terancam, lho.

2. Raja Ampat Pitohui atau Pitohui cerviniventris

Spesies burung pitohui ini ditemukan di bagian barat kepulauan Indonesia, termasuk Raja Ampat. Habitat aslinya adalah hutan dataran rendah lembab subtropis atau tropis.

Ciri khasnya punya kepala dan dada bagian atas abu-abu pucat, serta tubuh bagian bawah coklat pucat.

3. Cekakak Ditakovio atau Tanysiptera ellioti

Ini adalah cekakak berekor panjang dari hutan dataran rendah di Pulau Kopiao. Tubuh atasnya biru tua dengan mahkota dan bahu biru pucat, sedangkan paruhnya merah. Tubuh bawahnya putih, tunggir, dan ekornya juga putih semua

4. Pari Manta

Di Raja Ampat, ada dua jenis Pari Manta yang bisa kamu temui, yaitu Oceanic Manta dan Reef Manta. Oceanic Manta ini ukurannya bisa lebih dari 5 meter, bahkan lebar sayapnya melebihi lebar kapal kecil.

Mereka biasanya makan plankton dengan cara filter feeding. Uniknya, Pari Manta cuma melahirkan satu anak setelah masa kehamilan 12-13 bulan. Kalau Reef Manta ukurannya lebih kecil, sekitar 3,8 meter. 

5. Paus Pilot dan Lumba-lumba

Di Raja Ampat, kita bisa sangat beruntung kalau ketemu lebih dari 50 individu Paus Pilot dan lumba-lumba dalam satu grup! Paus Pilot betina bisa tumbuh 5-7 meter dan hidup sampai 60 tahun. Sedangkan yang jantan hidupnya 35-45 tahun.

Halaman Selanjutnya
img_title