8 Prediksi Gus Dur yang Terbukti Benar? Bahkan Soal Piala Dunia!
- id.pinterest.com
Cianjur – Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid memang dikenal sebagai tokoh yang penuh kejutan. Prediksi-prediksi yang keluar dari mulut beliau sering kali dianggap candaan, tapi ternyata banyak yang jadi kenyataan.
Siapa sangka seorang ulama bisa punya "kemampuan" meramal masa depan dengan akurat? Bahkan prediksi tentang nasib politik Indonesia pun bisa ditebak dengan tepat oleh mantan presiden keempat RI ini.
Kali ini kita akan bahas delapan prediksi Gus Dur yang bikin banyak orang terkejut. Dari lengsernya Soeharto sampai terpilihnya Jokowi sebagai presiden, semuanya pernah diprediksi oleh beliau.
Mari kita simak satu per satu prediksi menakjubkan dari Gus Dur yang telah terbukti benar. Siapa tahu ada hikmah yang bisa kita petik dari kisah-kisah ini.
1. Prediksi Lengsernya Presiden Soeharto
Gus Dur pernah berkata dalam bahasa Jawa, "Wis ra usah kembuk kui, Pak Harto sedelok mane jatuh." Artinya, sudah tak usah banyak bicara, sebentar lagi Pak Harto jatuh.
Kiai Bukhori Masruri yang mendengar langsung sempat tak percaya. Pada masa itu, Soeharto masih sangat kuat dengan dukungan militer dan politik yang solid.
2. Prediksi Dirinya Menjadi Presiden
Luhut Binsar Panjaitan pernah diminta Gus Dur untuk tidak berangkat menjadi duta besar. Alasannya, tidak lama lagi Gus Dur akan segera menjadi presiden.
Luhut tentu saja tidak percaya dan tetap berangkat tugas. Namun beberapa bulan kemudian, nama Gus Dur benar-benar terpampang sebagai calon presiden pada pemilu 1999.
3. Prediksi Jenderal Sutarman Jadi Kapolri
Kepada ajudannya yang bernama Sutarman, Gus Dur pernah berkata bahwa dia akan menjadi Kapolda Metro kemudian Kapolri. Sutarman hanya tertawa mendengar ucapan tersebut.
Jangankan menjadi Kapolri, Sutarman bahkan tidak pernah bermimpi berada di posisi tinggi. Namun pada 20 Oktober 2013, Sutarman resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden SBY.
4. Prediksi Jokowi Menjadi Presiden
Saat berkunjung ke Solo pada 8 Agustus 2006, Gus Dur bertemu dengan Walikota Solo yang baru menjabat 6 bulan. Nama walikota tersebut adalah Joko Widodo.
Gus Dur tiba-tiba berkata, "Siapun yang dikehendaki rakyat, termasuk Pak Jokowi ini kalau dia jadi walikota yang baik, juga bisa jadi presiden." Jokowi menganggapnya hanya candaan belaka.