Jenazah Dimakan Burung Sampai Dikubur di Pohon, Ini 7 Tradisi Pemakaman Paling Ekstrem Dunia

Ilustrasi Pemakaman Unik
Sumber :
  • YouTube

CianjurKematian adalah hal yang pasti dialami oleh setiap makhluk hidup di dunia ini.

img_title Peluru Karet Ternyata Bisa Sebabkan Kematian, Ini Faktanya!

Namun cara manusia memperlakukan orang yang telah meninggal sangat beragam tergantung budaya dan kepercayaan masing-masing.

 

img_title Kematian Misterius! 7 Kasus Teraneh yang Pernah Terjadi di Dunia

Mari kita pelajari tujuh tradisi pemakaman paling unik dan ekstrem yang masih dipraktikkan di berbagai belahan dunia.

Siapkan mental untuk mengetahui cara-cara yang mungkin sangat berbeda dari yang biasa kita kenal!

img_title Misteri Malaikat Izrail, Dia Bisa Melihat Wajahmu 70 Kali Sehari Tanpa Kamu Sadari!

Sky Burial

Sky Burial atau Pemakaman Langit dipraktikkan di Dataran Tinggi Tibet dengan cara yang sangat unik.

Tubuh orang yang meninggal diletakkan di puncak bukit khusus untuk dimakan oleh burung nasar.

Tradisi ini bukan tanda tidak hormat, melainkan bentuk penghormatan tertinggi dalam budaya Tibet.

Mereka percaya bahwa ini adalah cara terbaik untuk mengembalikan tubuh ke alam dan membebaskan jiwa dari ikatan duniawi.

Pemakaman di Pohon

Di Sulawesi Selatan, masyarakat Toraja memiliki tradisi pemakaman yang sangat menyentuh. Bayi yang meninggal sebelum tumbuh gigi dikuburkan di dalam batang pohon yang masih hidup.

Tradisi ini melambangkan hubungan yang sangat erat antara manusia dan alam. Mereka percaya bahwa pohon akan memberikan kehidupan baru kepada jiwa bayi yang dikuburkan di dalamnya.

Pemakaman Terbuka Bali

Di Desa Trunyan, Bali, terdapat tradisi pemakaman yang sangat unik dan menarik perhatian. Jenazah dibiarkan terbuka di atas tanah dan diletakkan dalam kurungan bambu khusus.

Yang menakjubkan adalah aroma dari pohon tarumyan di sekitar lokasi dipercaya dapat menetralisir bau jenazah. Pohon suci ini menjadi kunci utama dalam tradisi pemakaman yang sudah berlangsung turun-temurun.

Peti Gantung

Di beberapa wilayah Asia, seperti oleh suku Bodi di Cina dan suku Igorot di Filipina, peti mati digantung di tebing curam. Tradisi ini memiliki makna spiritual yang sangat dalam dan bermakna.

Semakin tinggi peti mati digantung, dipercaya semakin dekat roh orang tersebut dengan para leluhur. Proses menggantung peti di tebing yang curam memerlukan keahlian khusus dan keberanian yang luar biasa.

Hanyut di Sungai Gangga

Di India, banyak jenazah dihanyutkan ke Sungai Gangga setelah melalui proses kremasi terlebih dahulu. Sungai Gangga dianggap sebagai sungai paling suci dalam agama Hindu.

Halaman Selanjutnya
img_title