Gaji Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi, Mana yang Paling Fantastis?

Gaji Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Siapa yang tidak penasaran dengan gaji presiden Indonesia? Sebagai pemimpin tertinggi negara, presiden tentu mendapat kompensasi yang sepadan dengan tanggung jawabnya.

img_title Daftar Gaji Prajurit TNI Indonesia Dibanding Tentara Negara Lain di Dunia

Dari masa ke masa, gaji presiden Indonesia mengalami perubahan signifikan. Faktor inflasi, kondisi ekonomi, dan nilai tukar rupiah menjadi penentu utama besaran gaji yang diterima.

Perbandingan gaji presiden dari era Soekarno hingga Jokowi menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Namun, jika dihitung dengan standar harga emas pada masanya, hasilnya bisa mengejutkan.

img_title Iring-iringan Presiden AS 50 Kendaraan 100 Personel, Limusin The Beast 9 Ton Tahan Peluru Kaliber 50 dan Bom Jalan!

Mari kita telusuri perjalanan gaji presiden Indonesia yang penuh dengan fakta menarik. Siapa sangka, ada presiden yang gajinya bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. 

1. Soekarno: Gaji Presiden Pertama yang Minim

img_title Prabowo Siapkan 20 Ribu Pasukan TNI ke Gaza, Indonesia Buktikan Diplomasi Didukung Kekuatan Nyata

Presiden pertama Indonesia, Soekarno, menerima gaji sebesar $220 atau setara Rp 220 pada masa itu. Perlu diingat, kurs rupiah saat itu adalah 1:1 dengan dolar Amerika.

Menurut beberapa sumber, gaji Soekarno hanya Rp 1.000 per bulan. Jumlah ini bahkan tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, seperti yang pernah diungkapkan Soekarno sendiri.

2. Soeharto: Era Kenaikan Gaji yang Signifikan

Presiden kedua, Soeharto, menerima gaji Rp 3 juta di awal masa jabatannya. Jika dihitung dengan harga emas saat itu (Rp 20.000 per gram), gaji Soeharto setara dengan 150 gram emas per bulan.

Gaji Soeharto terus naik hingga mencapai Rp 30 juta pada akhir masa jabatannya di tahun 1998. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada era Orde Baru.

3. BJ Habibi: Presiden Transisi dengan Gaji Stabil

Meskipun hanya menjabat selama 1 tahun 5 bulan, BJ Habibi menerima gaji sekitar Rp 32 juta per bulan. Gaji ini tidak jauh berbeda dari pendahulunya, Soeharto.

Pada masa kepemimpinan Habibi, Indonesia sedang dalam periode transisi menuju demokrasi. Stabilitas gaji presiden menjadi salah satu indikator kestabilan politik saat itu.

4. Abdurrahman Wahid: Presiden Dermawan

Gus Dur, sebutan akrab Abdurrahman Wahid, menerima gaji sekitar Rp 35 juta per bulan. Namun, yang menarik adalah sikap dermawan beliau terhadap gaji pertamanya.

Gaji pertama yang diterima Gus Dur langsung diberikan kepada Menteri Luar Negeri Alwi Shihab. Beliau berkata, "Buat beli jazz yang bagus nih ya," menunjukkan sifat tidak materialistisnya.

Halaman Selanjutnya
img_title