Inilah Cara Membedakan Keriting pada Cabe karena Benih atau Kondisi Lapangan
- Istimewa
Cianjur –Tanaman cabe yang daunnya keriting sering kali bikin petani bingung.
Apakah ini akibat kualitas benih yang buruk atau karena kondisi di lapangan?
Keriting pada daun cabe bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari genetik, serangan hama, hingga kekurangan unsur hara.
Membedakan penyebabnya sangat penting agar penanganannya tepat dan tanaman bisa kembali sehat.
Daun insulin
- Istimewa
Yuk, kenali ciri-ciri dan cara membedakan keriting karena benih atau kondisi lingkungan sejak dini!
Penyebab Kekurangan Cahaya
Tanaman cabai lebih menyukai sinar matahari yang cerah setidaknya selama enam jam setiap hari
Tanaman stres sehingga menyebabkan daun tanaman cabai keriting
Penyebab Kekurangan Unsur Hara
Daun tua yang cepat mengkerut dan keriting
Timbul bercak merah kecoklatan pada daun
Tapi Untuk Mengetahui Cabe Keriting Bisa Juga Berasal Dari Benih Yang Terkena Virus begini cara membedakanya.
1. Kalo di Lapangan, tanaman Cabe yg dibawah umur 1 bulan sudah mrungkel atau kriting kena Virus.., tandanya sdh Terinfeksi Sejak Pembitan atau Terbawa Dari Benih.....
2. Tapi Bila Umur Tanaman lebih 1bulan, berarti Karna Faktor Hama di lapangan setelah Tanam.
Kejadian No.1 solusinya dicabut, tapi kejadian No.2 bisa diterapi dengan langkah2 sbb :
1. Hentikan pemberian pupuk yg mengandung Nitrogen....
2. Lakukan penyemprotan intensif interval 2 - 3 hari sekali selama 3x berturut2 dgn perlakuan :
- Starmek 20Ml + Avidor 3SDM + NeoKristalon Boron
- Avidor 3 SDM + Samite 30Ml
- Starmek 20 Ml + Avidor 3 SDM
3. Kocor tanaman dengan Kamas 2gr+MKP 2gr per Pokok interval 4 Hari sekali 3x berturut-turut.
4. Setelah semua aplikasi tersebut kita lakukan, hentikan dulu sgala perlakuan pemupukan dan penyemprotan 7 - 10 Hari ke depannya.
5. Bila kondisi tanaman sdh menunjukan gejala pemulihan dan daun paling atas sudah nampak tua.
Maka boleh kembali dilakukan pemupukan seperti biasa.
Semoga artikel ini bermanfaat.