Cara Budidaya Pepaya Premium agar Buah Besar dan Manis, Laris di Pasaran
- Istimewa
Cianjur –Pepaya bukan hanya buah segar yang digemari banyak orang, tetapi juga komoditas bernilai jual tinggi jika dibudidayakan dengan benar.
Pepaya premium dengan ukuran besar, rasa manis, dan tekstur yang baik sangat diminati pasar lokal maupun ekspor.
Untuk menghasilkan buah berkualitas seperti itu, diperlukan teknik budidaya yang tepat sejak awal.
Mulai dari pemilihan bibit unggul hingga perawatan intensif, semua langkah berperan penting.
Cara budidaya pepaya premium laki di pasar
- Istimewa
Yuk, simak cara budidaya pepaya premium agar hasil panenmu maksimal dan laris di pasaran!
Komposisi pupuk kimia yang digunakan sangat menentukan karakteristik buah yang dihasilkan.
Bila pupuk tambahan hanya mengandalkan pupuk kimia.
Kandungan udara di dalam buah terlalu tinggi, tekstur daging pepaya menjadi benyek, alias tidak pulen.
Oleh karena itu, Kultivator harus mengetahui kadar pencampuran pupuk kimia dan pupuk organik yang tepat.
Tak hanya pupuk. jarak tanam yang digunakan juga dapat mempengaruhi kualitas buah pepaya.
Jarak tanam 2,5 m : 2,5 m untuk per pohon pepayanya.
Parit itu berfungsi sebagai tabungan air sehingga dapat mempermudah penyiraman tanaman.
Pada saat bibit berusia 27 hari pascatanam. Tenaburkan 100 gram kapur pertanian pada bagian akar.
Pengapuran bertujuan menaikkan pH sehingga tanah terhindar dari serangan cendawan.
Frekuensi penaburan kapur pertanian dapat dilakukan setiap bulan hingga tanaman berumur 17 bulan.
Langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah seleksi buah untuk memperoleh buah yang sesuai dengan keinginan pasar.
Umumnya, untuk menghasilkan pepaya berbobot 700 gram per buah.
Petani perlu menyeleksi 40% dari buah yang muncul.
Misalkan, bila ada 70 buah yang muncul. buah yang dihilangkan sebanyak 30 buah.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.