5 Youtuber Indonesia Paling Kontroversial yang Sering Bikin Heboh
- Instagram @awkarin
Cianjur – Youtube merupakan platform video yang sangat populer di Indonesia. Banyak orang yang menggunakan Youtube untuk menonton berbagai macam konten, mulai dari hiburan, edukasi, informasi, hingga inspirasi.
Namun, tidak semua konten Youtube bersifat positif dan bermanfaat. Beberapa youtuber Indonesia justru sering membuat konten yang kontroversial dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen.
Konten-konten kontroversial tersebut bisa berupa prank, ujaran kebencian, penodaan agama, penipuan, hingga hal-hal yang tidak senonoh.
Beberapa youtuber Indonesia bahkan harus berurusan dengan pihak berwajib karena konten-konten mereka yang melanggar hukum atau norma sosial.
Siapa saja mereka? Berikut ini daftar 5 youtuber Indonesia paling kontroversial yang sering bikin heboh, versi VIVA Cianjur:
Muhammad Kece adalah seorang youtuber yang dikenal karena konten-konten komedinya yang bernada sindiran dan kritik sosial.
Namun, beberapa waktu lalu, ia ditangkap oleh polisi karena diduga melakukan penistaan agama Islam melalui channel Youtube-nya.
Dalam salah satu videonya, ia mengatakan bahwa ia tidak percaya dengan Tuhan dan menghina beberapa ayat Al-Quran. Hal ini tentu saja menimbulkan kemarahan dan kekecewaan dari banyak orang, terutama umat Islam.
2. Anji
Anji adalah seorang musisi yang juga sempat merambah dunia Youtube. Ia sering mengunggah video-video tentang musik, kesehatan, hingga wawancara dengan tokoh-tokoh tertentu.
Namun, pada tahun 2020 lalu, ia menuai kontroversi karena menghadirkan narasumber bernama Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat herbal yang dapat menyembuhkan pasien Covid-19 dalam hitungan hari.
Klaim ini kemudian dibantah oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) karena tidak memiliki dasar ilmiah dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
3. Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah
Pasangan suami istri ini merupakan youtuber yang sangat populer di Indonesia. Mereka sering mengunggah video-video tentang keseharian mereka sebagai pasangan muda, termasuk tentang program hamil mereka.
Namun, beberapa video mereka dianggap terlalu vulgar dan tidak pantas untuk ditonton oleh anak-anak atau remaja. Misalnya, video tentang malam pertama, bulan madu, hingga yoga kamasutra.
Hal ini membuat mereka mendapat kritikan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang meminta mereka untuk lebih bijak dalam membuat konten.