Soekarno Pernah Ingin Bikin Bom Atom Indonesia Tapi Gagal, Ini Sebabnya!

Alasan Indonesia Tidak Punya Senjata Nuklir
Sumber :
  • YouTube

Cianjur – Tahukah kamu bahwa Indonesia hampir punya bom atom di era Presiden Soekarno?

img_title Abdy Yuhana: Tanpa Kesadaran Ideologis, Perubahan Sistem Politik Berisiko Perlemah Kualitas Demokrasi

Dua bulan sebelum G30S, tepatnya 24 Juli 1965, Bung Karno mengumumkan rencana nuklir Indonesia yang menggemparkan dunia.

Pidato di Kongres Muhammadiyah tersebut membuat negara tetangga dan Amerika Serikat panik berat.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Sejarah nuklir Indonesia ternyata jauh lebih dramatis dari yang kita bayangkan.

Soekarno tidak main-main dengan ambisinya menjadikan Indonesia sebagai kekuatan nuklir regional.

img_title Rusia Kuasai Gerasimovka Tanpa Ofensif Besar, Strategi Erosi Pelahan Ukraina!

Namun, program senjata nuklir Soekarno ini akhirnya kandas karena peristiwa politik yang mengubah arah sejarah bangsa.

Bayangkan jika rencana tersebut berhasil, Indonesia bisa jadi salah satu kekuatan nuklir di Asia.

Ambisi nuklir Bung Karno ini menunjukkan visi besar seorang pemimpin yang ingin menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara besar dunia.

Komitmen Awal untuk Tujuan Damai

Pada tahun 1958, Soekarno awalnya berkomitmen menggunakan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Indonesia fokus pada pengembangan energi nuklir untuk kepentingan pembangunan nasional.

Namun, situasi geopolitik yang memanas mengubah orientasi tersebut secara drastis.

Ancaman Imperialisme Mengubah Orientasi

Dengan meningkatnya ancaman imperialisme, Soekarno mengalihkan fokus ke pengembangan senjata nuklir.

Konflik di Vietnam dan pembentukan Federasi Malaysia membuatnya melihat perlunya deterjen nuklir.

Soekarno menganggap imperialisme sebagai ancaman nyata bagi kedaulatan Indonesia.

Inspirasi dari Keberhasilan Cina

Setahun sebelum pidatonya, Cina berhasil melakukan uji coba bom atom pada 16 Oktober 1964.

Keberhasilan ini menjadikan Cina negara Asia pertama yang memiliki senjata nuklir.

Prestasi ini sangat menginspirasi Soekarno untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

Kunjungan ke Cina dan Pernyataan Kontroversial

Pada November 1964, Soekarno melakukan kunjungan kenegaraan ke Cina yang sangat penting.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyatakan bahwa Indonesia mungkin bisa meledakkan bom atom sendiri.

Pernyataan ini langsung menjadi headline media internasional dan memicu kekhawatiran luas.

Amerika dan Sekutu Mulai Panik

Pernyataan Soekarno memicu kekhawatiran serius di kalangan negara tetangga dan Amerika Serikat.

Mereka melihat potensi Indonesia sebagai ancaman terhadap keseimbangan kekuatan regional.

Amerika khawatir akan terbentuknya aliansi politik yang kuat antara Indonesia dan Cina.

Halaman Selanjutnya
img_title