Benua Terkaya Dunia Tapi Penduduknya Kelaparan Gara-gara Eropa, Ada Apa?
- Youtube
Cianjur – Afrika adalah benua dengan cadangan sumber daya alam yang melimpah ruah. Emas, berlian, minyak, dan mineral berharga ada dimana-mana.
Tapi ironinya banyak negara di benua ini justru dililit kemiskinan. Lebih dari separuh masyarakat miskin dunia tinggal di Afrika.
Teori Pemenang Nobel
Tiga ahli ekonomi pemenang Nobel punya jawaban sederhana untuk paradoks ini. Menurut mereka penyebabnya adalah pemerintahan yang buruk.
Negara bisa maju jika pemerintahnya mendengarkan suara rakyat dan bebas korupsi. Afrika yang pemerintahannya belum matang makanya tetap miskin.
Teori ini fokus pada faktor internal dalam pembangunan suatu negara. Kualitas institusi dan pemerintahan dianggap paling menentukan kemajuan.
Tapi banyak ahli ekonomi lain yang tidak setuju dengan pandangan ini. Mereka menganggap ada faktor penting yang dilupakan yaitu sejarah penjajahan.
Warisan Penjajahan
Selama ratusan tahun kekayaan alam Afrika diambil negara-negara Eropa. Sistem eksploitasi ini hanya menguntungkan penjajah semata.
Mirip seperti yang terjadi di Indonesia pada masa kolonial Belanda. Tapi pengaruh penjajahan masih terasa hingga puluhan tahun kemudian.
Negara yang baru merdeka kondisinya sangat lemah dan belum terampil. Mereka punya sumber daya tapi tidak tahu cara mengolahnya.
Di sinilah pihak luar datang menawarkan bantuan yang ternyata jebakan. Organisasi keuangan dunia memberi pinjaman dengan bunga sangat tinggi.
Jebakan Utang Modern
Kondisi negara yang lemah dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi. Seperti mencari keuntungan dari orang yang sedang kesusahan.
Keuntungan negara tidak cukup untuk bayar utang dan bunganya. Akibatnya mereka terpaksa berutang lagi dalam lingkaran setan.
Ada ahli ekonomi yang mengatakan solusi keuangan ini justru memperburuk kondisi. Negara-negara Afrika semakin terpuruk karena jebakan utang.
Prancis bahkan terang-terangan mengeruk negara bekas jajahannya di Afrika. Mata uang dan kebijakan ekonomi dikontrol ketat dari Paris.
Dampak Perpecahan Sosial
Penjajahan juga membuat orang dalam satu negara menjadi tidak akur. Ini mempersulit pembangunan nasional yang membutuhkan persatuan.
Somalia yang dijajah dua negara berbeda wilayahnya terbagi-bagi. Ketika bersatu setelah merdeka justru terjadi konflik internal.