Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Ini Cara Konsumsi yang Benar dan Aman
- id.pinterest.com
Cianjur – Jahe telah dipercaya sebagai obat tradisional selama ribuan tahun. Bahkan seorang filsuf Cina mengonsumsi setiap kali makan di abad ke-14. Tapi tahukah kamu bahwa tidak semua orang boleh mengonsumsi jahe setiap hari?
Yuk, simak penjelasan manfaat konsumsi jahe untuk kesehatan dari kanal YouTube SB300 Health.
Jenis jahe dan fungsinya berbeda-beda
Indonesia memiliki tiga jenis jahe utama. Jahe merah berukuran kecil untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jahe gajah berukuran besar sebagai antiinflamasi dan antikanker. Jahe emprit yang umum digunakan untuk mengatasi mual dan perut kembung.
Kandungan aktif jahe yang bermanfaat
Pertama, gingerol memberikan rasa pedas dan efek antiinflamasi. Kedua, shogaol terbentuk saat dipanaskan, berfungsi sebagai antikanker. Ketiga, zingeron muncul saat diseduh untuk sistem pencernaan. Keempat, oleoresin sebagai antimikroba melawan infeksi.
Manfaat jahe yang telah terbukti ilmiah
Jahe terbukti menurunkan gula darah dan kolesterol LDL secara signifikan. Efektif mengatasi nyeri haid setara dengan obat antinyeri. Mampu meredakan mual akibat kemoterapi dan kehamilan. Penelitian menunjukkan efektivitasnya sama dengan vitamin B6.
Kondisi yang tidak boleh mengonsumsi jahe
Hindari jahe jika sedang minum obat pengencer darah karena risiko pendarahan. Hati-hati bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin atau metformin. Penderita hipertensi yang minum obat tekanan darah juga perlu berhati-hati dengan interaksi obat.
Cara konsumsi jahe yang aman dan efektif
Iris tipis jahe segar lalu seduh dengan air panas. Minum selagi hangat untuk mendapat manfaat optimal. Batasi konsumsi 2-5 gram per hari dan beri jeda dengan obat-obatan. Konsultasikan dengan dokter jika punya kondisi kesehatan tertentu.
Manfaat jahe untuk kesehatan sangat beragam mulai dari antiinflamasi hingga menurunkan gula darah, namun cara konsumsi yang benar dan memperhatikan kondisi kesehatan tetap diperlukan untuk keamanan.