Kandungan Gizi Putih Telur dan Kuning Telur, Mana yang Lebih Bergizi Tinggi?
- Pinterest.com
Cianjur – Banyak orang bingung pilih mana yang lebih sehat, kuning telur atau putih telur. Padahal telur adalah sumber protein hewani yang murah dan mudah didapat.
Kandungan gizi telur ternyata berbeda antara bagian kuning dan putihnya. Masing-masing punya keunggulan nutrisi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita.
Nah, buat kamu yang suka sarapan telur setiap hari, penting banget tahu perbedaan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Supaya bisa pilih sesuai kebutuhan kesehatan.
Artikel ini akan bahas satu per satu kandungan gizi, nutrisi dari kuning telur dan putih telur. Simak sampai habis biar gak salah pilih lagi!
1. Kandungan Protein dalam Telur
Banyak yang ngira protein telur paling banyak ada di putihnya. Faktanya, kuning telur justru mengandung protein lebih tinggi.
Dalam 100 gram kuning telur ada sekitar 15 gram protein. Sedangkan putih telur cuma mengandung 10 gram protein per 100 gramnya.
Tapi putih telur punya kelebihan tersendiri lho. Dia adalah sumber protein murni tanpa lemak dan karbohidrat sama sekali.
Jadi kalau kamu lagi program diet rendah lemak, putih telur jawabannya. Tapi kalau butuh nutrisi lengkap, kuning telur lebih unggul.
2. Kandungan Lemak dan Kolesterol
Semua lemak dalam telur cuma ada di bagian kuningnya aja. Satu butir telur mengandung sekitar 5 gram lemak.
Lemak ini terdiri dari 2 gram MUFA, 1,7 gram lemak jenuh, dan 0,7 gram PUFA. Kolesterolnya mencapai 250-275 mg per butir.
Makanya banyak orang dengan kolesterol tinggi menghindari kuning telur. Padahal lemak PUFA dan MUFA dalam kuning telur justru baik untuk kesehatan.
Putih telur sendiri sama sekali nggak mengandung lemak dan kolesterol. Cocok banget buat yang lagi jaga kadar kolesterol darah.
3. Vitamin dan Mineral dalam Telur
Kuning telur ternyata kaya akan vitamin dan mineral. Hampir semua jenis vitamin ada di dalamnya, kecuali vitamin C.
Vitamin A dalam bentuk karotenoid, lutein, dan zeaxanthin juga melimpah. Mineral seperti zat besi, magnesium, kalsium, dan fosfor juga tinggi.
Kandungan antioksidan dari karotenoid punya manfaat antiinflamasi dan antibakteri. Bahkan lagi diteliti sebagai anti kanker.