Mitchel Bakker, Calon Naturalisasi Timnas dari Maluku: Sejarah, Budaya, dan Prestasi
- Istimewa
Cianjur –Mitchel adalah pemain bertahan yang tangguh yang dikenal memiliki kemampuan teknik, visi permainan, dan fisik yang kuat, yang menjadikannya kandidat untuk menambah lini belakang Timnas.
Selain itu, sejarah budayanya di Maluku membuatnya berbeda, karena menghubungkannya dengan salah satu wilayah bersejarah di Indonesia yang menjadi tempat pertama Islam menyebar ke seluruh Nusantara.
Dia dinantikan untuk bermain untuk Timnas Indonesia karena dia akan menambah kekuatan di lapangan dan menunjukkan kebanggaan orang Indonesia di kancah sepak bola internasional.
Akankah Mitchel Bakker memainkan peran penting dalam membawa Timnas ke era kesuksesan baru?
Berita tersebut muncul sebelum pertandingan putaran ketiga Timnas Indonesia di zona Asia Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mitchel Bakker
- Istimewa
Semua orang menyadari fakta bahwa tim Garuda diwajibkan untuk bermain dua pertandingan yang sangat dekat.
Timnas Indonesia akan melawan Bahrain pada tanggal 25 Maret 2025 dan Australia pada tanggal 20 Maret 2025.
Namun, sebelum dua pertandingan mendatang, AD Sport, media terkemuka Belanda, mengklaim bahwa Mitchel Bakker mungkin menjadi pemain tambahan untuk Timnas Indonesia.
Dalam laporannya, media tersebut mengklaim PSSI sedang menghubungi sang pemain keturunan asal Maluku itu demi hasrat skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
"Indonesia yang mengejar tiket Piala Dunia pun berupaya mendapatkan Mitchel Bakker, Timnas Indonesia mungkin akan mendapat sentuhan Belanda yang lebih kuat," dikutip dari tvOnenews.com pada Selasa (7/1/2025) dari artikel AD Sport. "Asosiasi sepak bola (PSSI) sedang mencoba untuk mengontrak (mengubungi) Mitchel Bakker.
Bek berusia 24 tahun yang bermain bersama Lille di Liga Champions itu berdarah Indonesia. Kakeknya lahir di Maluku," tambahnya.
Lebih lanjut, AD Sport melaporkan bahwa Mitchel Bakker sendiri telah mengetahui ketertarikan dari PSSI tersebut.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari PSSI dan belum jelas apakah sang bek kiri berusia 24 tahun itu akan menanggapinya.
Jika benar PSSI tengah menghubungi pemain yang kini bermain untuk Lille itu, Bakker bisa bergabung di skuad Garuda dengan banyak pemain keturunan Belanda.