Landasan Pacu Cuma 400 Meter di Atas Tebing Curam, Inilah Bandara Paling Mematikan di Dunia

Bandara Paling Berbahaya di Dunia
Sumber :
  • Pinterest

Cianjur – Pernahkah kamu membayangkan bagaimana rasanya mendarat di bandara berbahaya dengan kondisi ekstrem?

img_title Daftar 7 Tank Tempur dengan Teknologi Canggih Rusia yang Bikin Negara Lain Gigit Jari!

Di seluruh dunia, ada beberapa bandara yang dikenal sangat mematikan karena lokasinya yang menantang.

Pilot harus memiliki keahlian khusus dan keberanian luar biasa untuk bisa mendarat di tempat-tempat ini.

img_title Daftar 7 Pesawat Kepresidenan Termahal di Dunia, Nomor 1 Harga Rp10 Triliun!

Meskipun berbahaya, bandara-bandara ini tetap beroperasi karena menjadi satu-satunya akses menuju daerah terpencil.

Keberadaan mereka membuktikan bahwa manusia bisa beradaptasi dengan kondisi geografis yang paling ekstrem sekalipun.

img_title Daftar 7 Makanan Tinggi Vitamin D yang Mudah Ditemukan di Indonesia

1. Gibraltar International Airport: Bandara yang Memotong Jalan Raya

Gibraltar International Airport memiliki landasan pacu yang memotong jalan raya utama. Setiap kali pesawat akan mendarat atau lepas landas, jalan harus ditutup total.

Landasan pacu hanya sepanjang 1.829 meter dengan cuaca yang sering berubah drastis.

2. Princess Juliana International Airport: Terbang di Atas Kepala Wisatawan

Bandara di St. Martin ini memiliki landasan pacu 2.300 meter yang berada tepat di tepi pantai. Pesawat harus terbang sangat rendah melewati wisatawan di pantai Maho.

Kondisi ini sangat berbahaya bagi penumpang dan warga yang berada di sekitar pantai.

3. Narsarsuaq International Airport: Dikelilingi Gunung Es dan Pegunungan

Bandara terpencil di Greenland ini dikelilingi gunung es dan pegunungan curam yang mengancam.

Suhu ekstrem dan kabut tebal sering membatasi jarak pandang pilot. Landasan pacu hanya 1.800 meter dengan kondisi cuaca yang sangat tidak menentu.

4. Lukla Airport: Pintu Masuk Everest yang Mematikan

Lukla Airport adalah pintu masuk utama menuju Gunung Everest dengan landasan pacu hanya 527 meter. Landasan ini berakhir langsung di tebing curam yang sangat dalam.

Cuaca yang sulit diprediksi dan tidak adanya sistem navigasi modern membuatnya sangat berbahaya.

5. Matekane Air Strip: Landasan di Atas Tebing Setinggi 600 Meter

Bandara di Lesoto ini dibangun di atas tebing dengan ketinggian lebih dari 600 meter. Landasan pacu hanya sepanjang 400 meter dan ujungnya langsung menghadap jurang curam.

Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi pilot dan penumpang.

6. Courchevel Altiport: Mendarat di Lereng Miring

Bandara pegunungan di Prancis ini berada di ketinggian 2.008 meter dengan landasan pacu 537 meter. Pesawat harus mendarat di lereng yang miring dan menanjak.

Halaman Selanjutnya
img_title