Khasiat Daun Dadap Serep: Pengobatan Tradisional yang Sering Dilewati
- Istimewa
Cianjur –Daun Dadap serep banyak kita temukan di pinggir jalan.
Tanaman yang sering tumbuh menjulang tinggi di pinggir jalan atau di halaman rumah.
Bukan hanya sekedar peneduh tapi daun Dadap serep ternyata menyimpan banyak manfaat untuk pengobatan tradisional.
Khasiat daun dadap serep tidak terlepas dari kandungan nutrisi di dalamnya.
Daun dadap kaya akan berbagai senyawa bioaktif, seperti tanin, flavonoid, alkaloid, saponin, polifenol, etanol, steroid, dan triterpenoid.
Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang sangat baik untuk tubuh.
Berikut khasiat daun Dadap serep yang banyak dilewati.
Dadap serep
- Istimewa
1. Meredakan demam
Daun dadap serep memiliki manfaat untuk meredakan demam pada anak, seperti dikutip dari studi oleh Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia.
Studi tersebut menemukan bahwa kandungan etanol pada dadap serep memberikan efek dingin dan membantu menurunkan panas dengan merangsang saraf pada kulit.
Saraf akan mengirimkan sinyal ke hipotalamus dalam otak. Lantas, hipotalamus akan otomatis merespons dan menurunkan suhu tubuh kembali ke batas normal.
2. Melindungi kulit dari sinar UV
Ekstrak daun dadap serep terbukti mengurangi paparan sinar ultraviolet (UV) matahari. Bahkan, efeknya pun hampir sebanding dengan produk sunscreen pada umumnya.
Studi yang dimuat dalam Journal of Chemical Natural Resources (2018) menemukan sunscreen dari ekstrak daun Erythrina Subumbrans memiliki tingkat SPF mulai dari 11–21.
Manfaat ini berasal dari senyawa fenolik dan flavonoid dalam ekstrak dadap serep yang mampu menyerap dan memantulkan sinar UV penyebab kerusakan kulit.
3. Mengobati infeksi kulit
Kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, dan triterpenoid dalam ekstrak daun dadap serep punya potensi untuk mengobati infeksi kulit berkat sifat antimikroba yang dimilikinya.
Pengobatan pada kulit (topikal) telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan spesies bakteri dan jamur tertentu, seperti Staphylococcus epidermidis dan Candida albicans.
Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri yang biasanya menyebabkan jerawat dan infeksi kulit.
Sementara itu, Candida albicans merupakan sejenis jamur yang secara alami berada pada kulit, tetapi bisa memicu kandidiasis bila pertumbuhannya tidak terkendali
4. Mengatasi insomnia
Salah satu kandungan fitonutrien yang cukup tinggi dalam tumbuhan Erythrina subumbrans adalah alkaloid.