Tips Budidaya Udang Vaname Superintensif, Panen Dua Kali Lipat Capai 7Kg

Udang vaname
Sumber :
  • Istimewa

Cianjur –Karena potensinya yang luar biasa, budidaya udang vaname menjadi semakin populer. 

img_title Rita Armila, Ibu Satu Anak yang Berhasil Bangun Brand Skincare Lokal

Hal ini terutama berlaku untuk sistem yang sangat intensif.  

Cara ini memungkinkan panen yang lebih cepat dan hasil yang lebih besar daripada metode konvensional hasil yang dapat mencapai 7 kg per m2.

img_title Susah Tidur Nyenyak? Coba Racikan Teh Herbal Ini untuk Atasi Insomnia Malam Ini

Dengan teknologi yang tepat, manajemen pakan, kualitas udara, dan manajemen yang tepat, Anda dapat mencapai hasil terbaik dari lahan yang terbatas.  

Budidaya ikan dan sayur dalam satu ember

Photo :
  • Istimewa

img_title Mau Turun BB Cepat? Cek Deretan Minuman Penurun Berat Badan yang Lagi Populer!

Udang vaname

Photo :
  • Istimewa

Untuk mendapatkan panen melimpah dan keuntungan yang besar, simak tips budidaya udang vaname yang sangat kuat ini!

budidaya udang vaname yang dijalankan secara superintensif dapat menghasilkan panen yang lebih melimpah, mencapai 7 kg per m2. 

Hal tersebut dikarenakan tingkat kepadatan yang digunakan lebih tinggi, mencapai 1.000 ekor per m2 atau rata-rata 370 ekor per m3. 

Berikut ini kunci keberhasilan budidaya udang vaname dengan cara superintensif. 

Kualitas air

Budidaya dengan tingkat padat tebar yang tinggi hanya dapat berhasil jika peternak dapat menjaga lingkungan dan kesehatan kolam. 

Artinya, kualitas udara adalah komponen yang sangat penting untuk keberhasilan.

Pembudidaya harus memiliki kemampuan untuk mengendalikan tingkat limbah organik; Konsentrasi bahan organik terlarut tidak boleh melebihi 100 ppm. 

Untuk mencegah pembentukan asam belerang dan amonia, bahan organik harus dihindari.

Air laut dapat ditambahkan ke bak pengendapan dan alat penyaringan atau filtrasi sebelum bahan organik dimasukkan ke tambak.

Pasalnya, salah satu sumber bahan organik adalah air laut yang dialirkan ke tambak.

Bahan organik juga bisa berasal dari pakan berkualitas rendah yang cepat larut, bangkai plankton atau udang yang mengendap di dasar kolam, serta kotoran kolam.

Udang vaname

Photo :
  • Istimewa

Untuk mencegah kadar bahan organik berlebih di dalam air, pembudidaya dapat menggunakan kolam terpal berbentuk tabung berdiameter 8 m dan tinggi 1,2 m. 

Di bagian dasar kolam berbentuk cekung dan di bagian tengahnya terdapat lubang pembuangan. 

Lubang tersebut dapat memudahkan pembuangan endapan bahan organik. 

Air juga perlu diganti setiap hari sebanyak 5–10 persen dari total volume air di dalam tambak.

Halaman Selanjutnya
img_title