Tutorial Menanam Sawi Hidroponik dengan Botol Bekas, Tanpa Lahan Luas

Budidaya sawi hidroponik
Sumber :
  • Istimewa

- Setelah tumbuh kecambah, perkenalkan benih ke matahari yang tidak terlalu terik ataupun terkena paparan sinarnya secara langsung.

img_title Cara Mengobati Sariawan Secara Alami dengan Bahan Dapur yang Mudah Didapat

- Semprotkan air pada rockwool setiap pagi dan sore selama proses penyemaian.

Pemilihan Media Tanam

img_title Cara Mengatasi Bintitan di Kelopak Mata dengan Bahan Alami Rumahan

Tahap ketiga bisa dilakukan sembari menunggu proses penyemaian benih. Berikut cara menanam sawi hidroponik dengan mempersiapkan media pertumbuhan:

- Belah botol menjadi dua bagian dengan gunting atau pisau.

img_title Cara Ampuh Mengusir Semut dari Rumah Pakai Bahan Dapur Sehari-hari

- Pastikan bagian atas dan bawah terpisah sama rata, karena nanti akan digabungkan.

- Buat celah berupa lubang pada tutup botol minuman dengan paku. Anda bisa memanaskan paku agar lebih mudah dalam membuat lubang.

- Lubang yang dibuat jangan terlalu besar karena dikhawatirkan sumbu sebagai sarana distribusi nutrisi mudah merosot.

- Setelah lubang selesai dibuat, masukkan sumbu ke dalam botol dan buat sedikit tumpukan pada bagian dalam tutup botol (bagian atas botol).

- Isi bagian atas botol dengan arang sekam.

Pemindahan Benih Sawi

Jika kegiatan semai sudah berlangsung cukup lama dan tanaman sudah cukup tua, cara menanam sawi hidroponik sederhana berikutnya adalah dengan melakukan pindah tanam atau transplantasi tanaman. Berikut caranya:

- Basahi rockwool dengan air seperlunya, lalu cabut tanaman sawi yang masih kecil dengan hati-hati agar akar tidak putus.

- Pindahkan dan benamkan tanaman sawi ke dalam arang sekam pada botol. Ulangi proses sampai bibit yang sudah berakar ini masuk ke dalam botol.

- Selanjutnya, Anda harus melihat tahapan setelah ini (perawatan dan pemeliharaan) di mana akan dibahas mengenai nutrisi sawi hidroponik yang akan dituangkan ke dalam bagian bawah botol.

Rutin Perawatan

Perawatan sawi hidroponik tidaklah sulit, Anda hanya perlu memberikan cairan nutrisi setiap hari pada awal penanaman, berikutnya tidak perlu sesering masa awal tanam. Nutrisi hidroponik bisa dibuat sendiri dengan menggabungkan pupuk yang didapat dari toko pertanian.

Berikutnya, Anda harus melakukan pengecekan dan pemeliharaan agar proses tumbuh sawi tidak terganggu oleh penyakit atau serangan hama misalnya. 

Caranya, Anda cukup melakukan penyemprotan tanaman dengan pestisida dan insektisida yang disesuaikan dengan kondisi baik tidaknya tanaman yang terganggu oleh hama dan penyakit.

Halaman Selanjutnya
img_title