Heboh! Eks Penjaga Gawang Timnas: Indonesia Tak Perlu Naturalisasi Emil Audero
- Istimewa
Cianjur –Pernyataan mengejutkan datang dari mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Kurnia Meiga.
Ia secara tegas menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu menaturalisasi Emil Audero.
Menurut Meiga, skuad Garuda saat ini sudah memiliki penjaga gawang yang berkualitas dan potensial.
Kehadiran Maarten Paes, Ernando Ari, dan beberapa kiper muda lainnya dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tim.
Meiga berpendapat bahwa dengan memberikan kesempatan kepada para kiper lokal, kita dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Saat ditanya bagaimana performa kiper-kiper skuad Garuda, Kurnia Mega mengatakan bahwa ia akan selalu mendukung.
Emil Audero
- Istimewa
Ia memuji Maarten Paes yang memang selalu bagus bersama timnas Indonesia.
Menurutnya, Maarten Paes memang salah satu kiper bagus dan memiliki banyak pengalaman.
Untuk itu, ia selalu mendukung siapapun kiper yang diturunkan dan membela tim Merah Putih disetiap laga.
“Kalau saya sih mau kipernya siapapun, mau Maarten Paes, mau kiper penjaga gawang lainnya, ya selama itu dia bisa menjaga gawang Indonesia ya tentu akan kita suport,” ujar Kurnia Mega kepada awak media di Senayan, Jakarta, Kamis (19/12/2024).
“Karena kan untuk negara tercinta juga,” ucapnya.
Salah satunya soal naturalisasi.
PSSI sebenarnya masih terus melakukan proses naturalisasi pemain keturunan untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Salah satu pemain keturunan yang terus dibicarakan belakangan ini adalah Emil Audero. Sudah menjadi rahasia umum bahwa nama pemain keturunan Indonesia ini belakangan ini sering dikaitkan dengan tim Garuda.
Pemain yang saat ini memperkuat Como 1907 adalah orang Indonesia.
Namun, ia tumbuh di Cumiana, Provinis Turin, Italia.
Pemain berusia 27 tahun itu masih menjadi bagian dari tim nasional Indonesia.
Ini disebabkan oleh harapan bahwa ia akan meningkatkan kekuatan tim nasional Indonesia.
Namun, PSSI belum menaturalisasi Emil Audero sampai saat ini. Ketika ditanya tentang apakah PSSI harus menaturalisasi pemain berposisi kiper, dia menolak.
Kurnia Mega menyatakan bahwa ini sebenarnya tidak terlalu penting.
Pasalnya, saat ini dinilai sudah banyak kiper bagus milik Timnas Indonesia.