Terusan Korintus Butuh 2000 Tahun untuk Selesai Dibangun, Ini Kondisinya Sekarang
- YouTube INVOICE INDONESIA
Cianjur – Terusan Korintus adalah salah satu proyek ambisius yang memakan waktu paling lama dalam sejarah.
Kanal buatan di Yunani ini menghubungkan Teluk Korintus di Laut Ionia dengan Teluk Saronic di Laut Aegea.
Dengan panjang 6,4 kilometer dan lebar 24,6 meter, kanal ini dibangun untuk memotong semenanjung Korintus. Terusan ini secara efektif memisahkan Peloponnese dari daratan Yunani.
Terusan Korintus memiliki nilai strategis yang tinggi karena mempersingkat perjalanan kapal. Sebelumnya, kapal harus mengitari semenanjung Peloponnese sejauh 430 mil atau sekitar 700 kilometer.
Sejarah Panjang Ide Pembangunan
Ide pembangunan kanal ini sudah ada sejak zaman kuno. Periander, penguasa Korintus pada abad ke-7 SM, adalah salah satu yang pertama mengusulkan proyek tersebut.
Namun, proyek ini tidak dilanjutkan karena tantangan teknis dan biaya yang sangat tinggi. Sebagai alternatif, Periander membangun jalan beraspal batu yang disebut diolkos untuk menarik kapal melalui darat.
Rencana pembangunan kanal kembali muncul pada era Romawi. Kaisar Nero pada tahun 67 M bahkan memerintahkan penggalian kanal, tetapi proyek ini terhenti setelah kematian Nero.
Proses Pembangunan yang Berliku
Setelah berabad-abad diabaikan, gagasan pembangunan kanal kembali dipertimbangkan pada tahun 1830. Ini terjadi setelah Yunani merdeka, tetapi biaya yang tinggi membuatnya tertunda lagi.
Pembangunan kanal akhirnya dimulai pada tahun 1882 oleh perusahaan swasta. Namun, proyek ini terhenti karena kekurangan dana yang cukup besar.
Proyek ini dilanjutkan oleh perusahaan Yunani dan selesai pada tahun 1893. Meskipun diresmikan pada 25 Juli 1893, kanal ini tidak berhasil secara ekonomi seperti yang diharapkan.
Tantangan dan Kondisi Saat Ini
Terusan Korintus menghadapi kesulitan navigasi dan ukuran yang terlalu sempit. Kanal ini hanya dapat menampung kapal dengan lebar hingga 17,6 meter.
Saat ini, Terusan Korintus lebih banyak digunakan oleh kapal wisata. Sekitar 11.000 hingga 15.000 kapal melintasi setiap tahun.
Pada tahun 2019, kapal pesiar Fred. Olsen mencetak rekor sebagai kapal terpanjang yang melintasi kanal. Meskipun demikian, kapal ini melebihi batas maksimum lebar yang diizinkan.
Terusan Korintus juga menghadapi tantangan struktural, termasuk longsor dan erosi yang pernah menyebabkan penutupan sementara.