Trik Rahasia Bikin Kipas Angin Berputar Kencang Lagi, Dijamin Lebih Kencang Tanpa ke Tukang Servis!
- id.pinterest.com
Cianjur – Apakah kipas angin kesayanganmu mulai lemah?
Kamu pasti kesal saat kipas angin di rumah tidak berputar maksimal. Apalagi di musim panas seperti sekarang, kipas angin yang tidak optimal bisa bikin gerah.
Kipas angin lemah memang menjadi masalah yang sering dialami oleh banyak orang. Kamu mungkin berfikir harus mengeluarkan uang untuk membeli yang baru, padahal sebenarnya bisa diperbaiki sendiri lho.
Kipas angin yang berputar lemah biasanya ditandai dengan beberapa ciri. Saat dinyalakan, kipas tidak langsung berputar dan harus dibantu dengan tangan. Atau, kipas berputar tapi anginnya tidak kencang.
Trik Rahasia Kipas Angin
- id.pinterest.com
Berikut trik rahasia agar kipas angin berputar lebih kencang lagi, tanpa perlu ke tukang servis.
Pertama, pastikan kipas angin dalam keadaan mati dan tidak tersambung ke listrik.
Keselamatan adalah hal utama yang harus diperhatikan saat memperbaiki peralatan elektronik.
Kedua, buka casing kipas angin dengan hati-hati.
Biasanya ada beberapa sekrup yang perlu dibuka terlebih dahulu. Jika tidak ada sekrup, casing mungkin dikunci dengan pengunci plastik.
Ketiga, setelah terbuka, periksa rotor kipas dengan menggoyangkan ke kiri-kanan dan atas-bawah.
Pastikan tidak goyang atau kocak. Kalau masih bagus, berarti bukan masalah di rotornya.
Keempat, komponen yang biasanya bermasalah adalah kapasitor.
Kapasitor ini berfungsi sebagai penyimpan energi listrik sementara untuk menggerakkan motor kipas. Ganti kapasitor dengan yang baru dan sesuai ukurannya.
Pentingnya Ukuran Kapasitor yang Tepat
Saat mengganti kapasitor, perhatikan ukuran mikrofarad (μF) dan voltase (V).
Misalnya, jika kapasitor lama 1,5 μF/350V, gantilah dengan yang sama persis atau setidaknya sama ukuran mikrofaradnya.
Jangan mengganti dengan kapasitor yang ukuran mikrofaradnya lebih rendah. Kalau aslinya 1,5 μF tapi diganti dengan 1 μF, masalah tidak akan teratasi.
Juga jangan mengganti dengan kapasitor yang ukuran mikrofaradnya lebih tinggi.
Jika kapasitor asli 1,5 μF tapi diganti dengan 2 μF atau lebih, memang masalah putaran lemah teratasi, tapi dinamo akan cepat panas dan thermal fuse di dalamnya bisa putus.
Untuk voltase kapasitor, pilih yang minimal sama atau lebih tinggi dari aslinya. Kalau aslinya 350V, boleh diganti dengan 400V, karena tegangan listrik rumah kita sekitar 220V.