Cegah Gagal Panen! Ini Cara Mengatasi Asem-aseman di Lahan Padi Sepanjang Musim
- Istimewa
Cianjur –Tanaman padi rentan terkena berbagai penyakit, salah satunya yang cukup sering menyerang adalah asem-aseman.
Penyakit ini bisa menyebabkan daun menguning, pertumbuhan terhambat, hingga gagal panen jika tidak segera ditangani. Untungnya, ada cara mudah dan efektif untuk mengatasinya.
Yuk, simak cara mengatasi asem-aseman di lahan padi agar hasil panen tetap melimpah sepanjang musim!
Cara atasi penyakit asem-aseman pada padi
- Istimewa
Berikut Gejala padi terkena asem-aseman:
Penyakit ini biasanya muncul hampir tiap tahun pada musim tanam II, yaitu antara bulan Maret-April pada umur 2-4 minggu setelah tanam terutama musim kemarau (juga bisa dimusim hujan).
Lahan sawah yang kandungan C-organiknya rendah, ditambah kebiasaan petani kita yang menggenangi sawahnya dengan tujuan untuk menekan pertumbuhan gulma terutaman saat tanaman masih di usia muda.
Pada lahan dengan drainase yang buruk (tidak mendapat masukkan dan air sulit dibuang dari petakan), juga akan dipastikan sangat mudah terjangkiti asem-aseman ini.
Kondisi ini jelas akan mengurangi suplai dan proses pertukaran oksigen di dalam tanah, yang mana fungsinya sangat penting bagi perkembangan akar.
Karena proses perombakan/pelapukan bahan organik sisa jerami oleh mikroorganisme di lahan tersebut yang belum selesai.
Pemakaian pupuk Urea yang berlebihan, biasanya sebagian petani masih menganggap, bahwa kondisi tanaman yang demikian karena kekurangan unsur hara dengan kandungan N.
Mana bukannya daun menjadi hijau kembali, tapi malah akan semakin memperparah kondisi.
Karena perlakuan seperti ini membuat terjadinya penurunan pH, tanah menjadi semakin asam, akhirnya tanaman keracunan Fe dan Na juga bisa timbul senyawa berbahaya seperti Asam Sulfat (H2SO4). Apalagi jika tanaman masih muda, bisa tambah makin parah jika dibarengi adanya serangan sundep (penggerek batang).
Belajar dari pengalaman dan pengamatan di lahan juga sharing dari beberapa teman petani lain yang sudah lebih dulu tahu, ternyata mengatasi gejala terkena asem-aseman tidaklah sulit.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi atau bisa mencegah terjadinya asem-aseman pada tanaman padi :
Perbaiki drainase lahan agar air bisa segera dibuang tidak terus menggenang, atau bisa dibuat parit di sekeliling petakan lahan untuk memudahkan air terkumpul di pinggir.