Kelompok Manusia yang Dianggap Najis di India, Begini Kisah Pilu Mereka
- YouTube Jazirah Ilmu
Cianjur – Pernahkah kamu mendengar tentang sistem kasta di India?
Ini adalah salah satu struktur sosial tertua yang masih bertahan hingga sekarang.
Sistem kasta ini membagi masyarakat India menjadi beberapa kelompok berdasarkan kelahiran, dan sayangnya, ada satu kelompok yang paling menderita.
Kelompok yang paling tertindas dalam sistem kasta India adalah Dalit, yang sering disebut "yang tidak tersentuh".
Mereka mengalami diskriminasi kasta yang sangat parah selama berabad-abad. Bahkan sampai hari ini, penderitaan mereka masih terus berlangsung.
Diskriminasi terhadap Dalit bukan hanya soal perlakuan tidak adil biasa.
Ini adalah sistem penindasan yang mengakar sangat dalam dalam masyarakat India.
Mari kita lihat lebih dekat bagaimana hal ini bisa terjadi dan mengapa masih berlangsung sampai sekarang.
Apa Itu Sistem Kasta di India?
Sistem kasta berasal dari ajaran agama Hindu kuno dan diperkuat oleh teks-teks seperti Manusmriti.
Sistem ini membagi masyarakat menjadi empat kelompok utama atau varna.
Kelompok tertinggi adalah Brahmana yang terdiri dari pendeta dan sarjana.
Di bawahnya ada Kshatriya (prajurit dan penguasa), Vaishya (pedagang dan petani), dan Shudra (pelayan).
Namun, ada satu kelompok yang berada di luar sistem ini. Mereka adalah Dalit yang dianggap paling rendah dan najis.
Siapa Itu Dalit dan Mengapa Mereka Tertindas?
Dalit secara harfiah berarti "yang dipecahkan" atau "yang dihancurkan".
Mereka dianggap tidak murni dan najis oleh kelompok kasta lainnya.
Konsep kemurnian dan pencemaran inilah yang menjadi dasar diskriminasi terhadap Dalit.
Mereka dilarang melakukan banyak hal yang bisa dilakukan orang biasa.
Dalit tidak boleh memasuki kuil, menggunakan sumur umum, atau bahkan menyentuh anggota kasta lain.
Pekerjaan mereka biasanya yang dianggap najis seperti membersihkan toilet atau mengangkut bangkai.
Perjuangan Melawan Diskriminasi Kasta
Dr. B.R. Ambedkar adalah tokoh paling terkenal yang memperjuangkan hak-hak Dalit.
Dia lahir dalam keluarga Dalit dan merasakan langsung diskriminasi kasta tersebut.
Berkat perjuangannya, konstitusi India tahun 1947 melarang diskriminasi berdasarkan kasta.
Sayangnya, larangan di atas kertas tidak langsung mengubah realitas di lapangan.