India dan Rusia Kerja Sama Produksi Pesawat SJ-100, Pertama dalam 40 Tahun!

SJ-100
Sumber :
  • Youtube

Cianjur – Hindustan Aeronautics Limited India dan United Aircraft Corporation Rusia menandatangani kesepakatan penting di Moskow pada 27 Oktober 2025. Kesepakatan ini untuk memproduksi pesawat komuter sipil SJ-100 di India, proyek besar pertama dalam hampir empat dekade.

img_title Kenapa Helikopter Rusia Begitu Tangguh? Ini Dia Tiga Pabrik Helikoptert Terbaiknya yang Terkenal di Dunia

Perjanjian ini berpotensi mengubah sektor penerbangan India dan mendefinisikan ulang kolaborasi industri India-Rusia di sektor sipil. Pada saat akses ke teknologi dan pelanggan Barat sangat terbatas, India menjadi mitra andal bagi Rusia yang tengah tertekan sanksi Barat.

Peluang Pasar Penerbangan India

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

India belum pernah mengembangkan atau memproduksi pesawat penumpang sipil skala besar meski menjadi salah satu pasar perjalanan udara dengan pertumbuhan tercepat.

Hindustan Aeronautics Limited memiliki sejarah cemerlang dalam produksi pesawat pertahanan dan transportasi seperti Tejas fighter dan helikopter canggih.

img_title Rusia Kuasai Gerasimovka Tanpa Ofensif Besar, Strategi Erosi Pelahan Ukraina!

Satu-satunya preseden adalah awal 1960-an ketika HAL memproduksi pesawat penumpang AVO HS748 di bawah lisensi perusahaan Inggris Hawker Siddeley. Produksi pesawat tersebut berakhir pada 1988 dan industri dirgantara India sejak itu fokus pada perakitan pesawat militer.

Pasar penerbangan domestik India mengalami pertumbuhan signifikan dalam dekade mendatang. Maskapai penerbangan India diperkirakan melayani lebih dari 500 juta penumpang setiap tahun dengan lebih dari seribu pesawat dalam pesanan.

Proyek SJ-100 dan Tantangan Sanksi

Dilansir dari channel YouTube Altitude Addicts, UAC Rusia mengembangkan SJ-100 yang dulunya dikenal sebagai Sukhoi Superjet 100, jet regional narrowbody bermesin ganda.

Pesawat ini menampung sekitar 90 penumpang dan telah beroperasi secara komersial sejak awal 2010-an di Rusia, Meksiko, dan negara lain.

Sanksi Barat tahun 2022 membuat industri penerbangan sipil Rusia kehilangan akses ke rantai pasokan komponen Eropa dan Amerika. Pemerintah Rusia menerapkan inisiatif substitusi impor besar-besaran untuk menciptakan pengganti buatan dalam negeri bagi komponen Barat.

Versi substitusi impor SJ-100 berhasil menyelesaikan penerbangan perdana pada 2023 dengan sistem Rusia menggantikan sistem asing. Versi sepenuhnya indigenus yang dilengkapi mesin PD-8 Rusia terbang pada 2025, menandai kemenangan besar sektor penerbangan negara tersebut.

Kesepakatan HAL dan UAC

MOU yang disepakati di Moskow menjelaskan kolaborasi HAL dan UAC untuk produksi SJ-100 di India. HAL akan diberi wewenang memproduksi pesawat untuk pelanggan India sesuai kesepakatan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title