Kisah Ki Hajar Dewantara Sang Pahlawan Pendidikan yang Selalu Jadi Inspirasi

Ki Hajar Dewantara
Sumber :
  • pinterest.com

CianjurTokoh pendidikan dunia selalu punya kisah menarik. Salah satunya Ki Hajar Dewantara, sosok besar yang dikenal sebagai bapak pendidikan nasional. Namanya selalu disebut setiap Hari Pendidikan Nasional.

img_title Kapal Induk Rusia Admiral Kuznetsov Lebih Sering Mogok daripada Berlayar, Kok Bisa?

Sebagai tokoh pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara berjuang keras agar semua orang bisa sekolah. Perjuangannya membuka jalan bagi masyarakat pribumi. Perannya ini bikin sejarah pendidikan jadi lebih terbuka.

Banyak tokoh pendidikan dunia punya cara unik. Ki Hajar Dewantara memilih jalur jurnalistik dan organisasi. Dari sana lahir gagasan besar tentang pendidikan berbasis kebudayaan.

img_title Type 61 Tank Legendaris Jepang dengan Desain Kompak untuk Pecinta Sejarah Kendaraan Tempur Modern

Sampai hari ini, filosofi Ki Hajar Dewantara tetap dipakai di dunia pendidikan. In garso sung tulodo, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani jadi pondasi kuat. Itulah alasan kenapa namanya abadi.

Tokoh pendidikan dunia yang satu ini membuktikan kalau perubahan bisa dimulai dari niat tulus. Dari tulisan, perjuangan, sampai mendirikan sekolah, semua jadi warisan berharga.

img_title Kisah 4 Jenderal Terbaik yang Mengubah Jalannya Sejarah Perang Dunia 2

1. Perjalanan Hidup Sang Tokoh

Ki Hajar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta. Nama kecilnya Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Berasal dari keluarga bangsawan Jawa, dia punya akses pendidikan yang langka saat itu.

Sayangnya, masalah kesehatan bikin Ki Hajar berhenti sekolah dokter pribumi. Tapi semangatnya justru semakin besar. Ia beralih menjadi jurnalis yang kritis terhadap kebijakan Belanda.

Tulisan Ki Hajar penuh kritik terhadap penjajahan. Esainya yang terkenal bikin dia diasingkan ke Belanda. Tapi justru dari situ lahir banyak ide baru soal pendidikan dan kebangsaan.

2. Mendirikan Taman Siswa

Pada 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa. Sekolah ini khusus untuk pribumi yang sulit mengakses pendidikan. Konsepnya sederhana tapi revolusioner pada masanya.

Di sekolah ini, siswa bukan cuma belajar akademik. Mereka juga diajarkan budaya dan nilai kebangsaan. Taman Siswa jadi simbol pendidikan merdeka untuk semua kalangan.

3. Filosofi Pendidikan Abadi

Ki Hajar Dewantara terkenal dengan filosofi pendidikan. “Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.”

Artinya, pemimpin memberi teladan, berada di tengah untuk membangun semangat, dan mendukung dari belakang.

Halaman Selanjutnya
img_title