Deretan Ajudan Soeharto Sukses Besar, Siapa Saja yang Jadi Tokoh Politik Indonesia?
- Youtube
Cianjur – Selama 32 tahun kepemimpinan Soeharto di era Orde Baru, posisi ajudan pribadi presiden menjadi jabatan yang sangat prestisius.
Para tokoh perwira militer yang pernah mendampingi orang nomor satu Indonesia ini kemudian berkarir gemilang.
Mantan ajudan Soeharto hampir semuanya menjadi pembesar republik setelahnya. Kedekatan dengan presiden rupanya membuka jalan bagi kesuksesan politik dan militer mereka.
Tokoh-tokoh Indonesia yang pernah menjadi ajudan pribadi Soeharto memiliki latar belakang beragam. Sebagian besar berasal dari kalangan perwira militer, namun ada juga yang berlatar belakang kepolisian.
Daftar lengkap mantan ajudan yang sukses besar ini cukup mencengangkan. Informasi perjalanan karir mereka dilansir dari Channel Youtube Data Fakta.
1. Wismoyo Arismunandar
Jenderal TNI Purnawirawan ini menjabat sebagai ajudan presiden selama 3 tahun. Karirnya menanjak pesat setelah diangkat menjadi Komandan Grup 4 Kopassus (1978-1983).
Puncak karirnya adalah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (1993-1995). Kedekatannya dengan Soeharto semakin erat setelah menikahi adik Ibu Negara Siti Hartinah.
2. Tri Sutrisno
Perwira militer yang menjabat ajudan pada 1974-1978 ini kemudian menjadi Panglima ABRI. Karirnya mencapai puncak ketika terpilih sebagai Wakil Presiden ke-6 mendampingi Soeharto.
Tri Sutrisno mengalahkan B.J. Habibie dalam pemilihan wakil presiden saat itu. Posisi strategis ini membuatnya menjadi salah satu tokoh politik Indonesia yang berpengaruh.
3. Wiranto
Ajudan presiden periode 1989-1993 ini kini dikenal sebagai Menko Polhukam. Ia juga pendiri dan petinggi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Setelah menjadi ajudan, Wiranto langsung diangkat sebagai Kepala Staff Kodam Jaya. Karirnya memuncak sebagai Panglima ABRI merangkap Menteri Pertahanan di akhir era Soeharto.
4. Subagio HS
Perwira militer yang unik karena pernah menjabat dengan tiga presiden berbeda. Ia menjadi Kepala Staff Angkatan Darat pada periode 1998-2000.
Sebelumnya, Subagio memimpin Kopassus selama dua tahun (1994-1996). Kini ia dikenal sebagai Dewan Penasihat Partai Hanura dan salah satu pendirinya.
5. Edi Nalapraya
Mantan Panglima Kodam Siliwangi ini menjadi ajudan sejak 1967. Karirnya di dunia militer sangat cemerlang dengan berbagai posisi strategis.
Ia pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi R. Suprapto (1984-1987). Pengalaman politik ini memperkaya perjalanan karirnya di luar militer.