Sejarah dan Silsilah Sunan Giri, Tokoh Agama Wali Songo Paling Strategis!
- pinterest.com
Cianjur –Sunan Giri adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Nusantara. Nama kecilnya Raden Paku. Ia termasuk dalam jajaran Wali Songo yang legendaris.
Silsilah Sunan Giri sangat luar biasa. Ia merupakan keturunan ke-23 dari Nabi Muhammad SAW. Bukan cuma darah mulia, tapi juga berilmu tinggi sejak muda.
Sunan Giri lahir tahun 1442 M di lingkungan religius. Ayahnya tokoh agama besar dari Pasai bernama Maulana Ishaq. Ibunya Dewi Sekardadu, seorang wanita bangsawan.
Sejak kecil, ia diasuh Ageng Pinatih, saudagar kaya dari Gresik. Ia dipanggil Joko Samudro. Nama itu dikenal sebelum akhirnya memakai nama Raden Paku.
1. Belajar dari Tokoh Besar
Sunan Giri menimba ilmu langsung dari tokoh-tokoh besar seperti ayahnya sendiri di Pasai, lalu berguru pada Sunan Ampel di Surabaya.
Ia bahkan satu angkatan dengan Sunan Bonang, sahabat seperguruannya. Karena terbiasa dengan lingkungan ulama, cara berpikir dan kedewasaannya berkembang sangat cepat.
2. Mendirikan Giri Kedaton
Setelah cukup ilmu dan pengalaman, Sunan Giri mendirikan pesantren Giri Kedaton. Letaknya di Gresik, dekat dengan tempat tinggal masa kecilnya.
Pesantren ini bukan cuma tempat ngaji biasa, tapi jadi pusat kekuasaan spiritual dan politik.
Giri Kedaton bahkan dianggap setara dengan kerajaan kecil yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di Jawa dan sekitarnya.
3. Menikah dengan Anak Sunan Ampel
Sunan Giri menikah dengan dua perempuan mulia: Dewi Murtasyah dan Dewi Wardah. Keduanya masih keturunan tokoh agama terkemuka.
Pernikahan ini memperkuat hubungan antar wali dan membuat jaringan dakwah makin luas.
Dari pernikahan itu lahir banyak anak hebat, sebagian juga bergelar Sunan dan melanjutkan misi penyebaran Islam.
4. Punya Satu Istri yang Jarang Disebut
Selain dua istri utama, Sunan Giri juga menikahi Nyai Ageng Usami. Namanya memang jarang disebut dalam sejarah, tapi perannya besar.
Dari pernikahan ini lahirlah Jokotingkir, yang kelak menjadi Raja Pajang. Artinya, silsilah Sunan Giri tak hanya berpengaruh dalam dakwah, tapi juga dalam sejarah politik dan kerajaan di Tanah Jawa.
Sunan Giri wafat tahun 1506 dan dimakamkan di Giri Keboman, Gresik. Makamnya jadi tempat ziarah sampai sekarang.