5 Fakta Menakjubkan di Dasar Laut yang Ada dalam Alquran Menarik Banget Bikin Merinding!
- Youtube
Cianjur – Laut bukan sekadar air yang luas, tapi menyimpan banyak fakta menarik dan menakjubkan. Bahkan beberapa di antaranya sudah disebutkan dalam Alqur-an sejak dulu.
Meski teknologi laut makin canggih, masih banyak misteri dasar laut yang belum terungkap. Tapi Alqur-an justru sudah menjelaskannya secara detail dan bikin merinding.
Apa yang sekarang dianggap penemuan hebat oleh ilmuwan, ternyata hanyalah pengulangan dari ayat-ayat Alqur-an. Ini bukti bahwa kebenaran Alquran memang menakjubkan.
Dari api dalam laut hingga sungai bawah laut, semua fakta itu bikin kagum dan merinding. Dan lebih menarik lagi, semuanya sudah tersirat dalam Alqur-an.
1. Api di Dalam Lautan
Laut identik dengan air. Api identik dengan panas dan kekeringan. Jadi, kalau ada api di dalam laut, rasanya kayak mustahil. Tapi faktanya, memang ada api di bawah laut.
Hal ini terjadi karena ada gunung berapi bawah laut. Ketika meletus, lava keluar dari dasar laut meski diselimuti air. Letusannya nggak kalah dahsyat dari gunung di daratan.
Fenomena ini pernah bikin heboh waktu Perang Dunia II. Saat para ahli sedang eksplorasi dasar laut, mereka menemukan gunung api aktif di bawah sana.
Yang mencengangkan, Al-quran udah nyebut hal ini dalam Surat At-Tur ayat 6. Ayat itu berbunyi: “Demi laut yang di dalamnya ada api.” Luar biasa banget, ya?
2. Dua Laut yang Bertemu Tapi Nggak Menyatu
Di beberapa tempat di dunia, ada dua lautan yang ketemu tapi airnya nggak pernah bercampur. Contohnya di Selat Gibraltar antara Samudra Atlantik dan Laut Mediterania.
Airnya beda banget dari segi suhu, kadar garam, dan kerapatannya. Karena perbedaan itu, dua lautan ini seolah bersebelahan tapi tetap punya batas alami.
Hal yang mirip juga ditemukan di Swiss. Dua sungai bertemu tapi tetap berbeda warna karena arus dan kandungan mineralnya berbeda.
Alquran menjelaskan ini dalam Surat Ar-Rahman ayat 19–20: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui.”