Nostradamus, dari Dokter hingga Menjadi Peramal Legendaris, Ini Karya Peninggalannya!

Ilustrasi Nostradamus
Sumber :
  • id.pinterest.com

Cianjur Nostradamus menjadi peramal paling terkenal sepanjang sejarah dengan tingkat akurasi yang mencengangkan.

img_title PT Garuda Yamato Steel Tawarkan Konstruksi Baja Modern Tahan Gempa

Sekitar 2/3 dari ramalannya disebut telah terbukti terjadi dalam sejarah.

Ramalan Nostradamus mencakup berbagai peristiwa besar seperti kebangkitan Hitler dan Perang Dunia II.

img_title Cianjur City Park, Sebuah Destinasi Wisata di Cianjur yang Wajib Dikunjungi untuk Liburan Keluarga

Ramalan Nostradamus tentang bencana besar seperti gempa bumi, kelaparan, dan perang masih menjadi perhatian.

Banyak yang menganalisis kuatrainnya untuk mencari petunjuk tentang masa depan.

img_title Ternyata Aman! 12 Provinsi di Indonesia yang Paling Jarang Kena Gempa Bumi

Nama Nostradamus selalu muncul ketika dunia menghadapi krisis atau bencana besar.

Latar Belakang Kehidupan

Nostradamus lahir pada 1503 di Saint-Remy-de-Provence dari keluarga Yahudi.

Keluarganya terpaksa berpindah agama menjadi Katolik saat masa Inkuisisi.

Pengalaman ini mempengaruhi pandangan hidupnya dan menimbulkan kebencian terhadap Gereja Katolik.

Di usia 19 tahun, Nostradamus belajar kedokteran di Universitas Avignon.

Metode pengobatannya yang maju untuk masa itu membuatnya dicurigai bekerja sama dengan iblis.

Meskipun kontroversial, ia tetap diakui sebagai salah satu tabib terbesar abad ke-16.

Transformasi dari Dokter ke Peramal

Saat wabah Black Death merebak, Nostradamus menciptakan "pil mawar" untuk meningkatkan kekebalan pasien.

Keberhasilannya menangani wabah membuatnya semakin terkenal sebagai tabib handal.

Namun tragedi menimpa ketika istri dan dua anaknya meninggal karena wabah yang sama.

Kematian keluarga membuat Nostradamus meninggalkan dunia medis dan mendalami spiritualitas.

Ia menghilang selama lebih dari satu dekade dalam periode yang disebut "tahun-tahun hilang". Setelah kembali, ia sudah berubah menjadi peramal yang terkenal.

Karya Masterpiece "The Prophecies"

Pada 1555, Nostradamus menerbitkan mahakaryanya berjudul "The Prophecies".

Buku ini berisi ratusan ramalan dalam bentuk kuatrain atau bait empat baris. Gaya penulisannya penuh bahasa simbolik dan kata-kata kode yang sulit dipahami.

Nostradamus sengaja menulis ramalannya secara samar agar hanya orang "cerdas" yang mampu memahaminya.

Banyak kuatrainnya yang diklaim memprediksi bencana dan perubahan besar di dunia.

Hingga kini para ahli masih mempelajari tulisannya untuk mencari petunjuk masa depan.